Kabar Dugaan Korupsi Bansos di Era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, KPK Merespons Begini

Suara Sumedang

Jum'at, 13 Januari 2023 | 13:45 WIB
Kabar Dugaan Korupsi Bansos di Era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, KPK Merespons Begini
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Muncul kabar dugaan korupsi bansos di era Anies pada tahun 2020 lalu, KPK merespons. (Instagram @aniesbaswedan)

SuaraSumedang.id - Muncul kabar dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) pandemi Covid-19 tahun 2020, yang disebut-sebut terjadi pada mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Dugaan korupsi bansos tersebut, berupa beras yang terbengkalai di sebuah gudang, disebut nilainya mencapai triliunan rupiah.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons kabar tersebut, melalui Kepala Bidang Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, kepada masyarakat yang mengetahui adanya dugaan tindak pidana korupsi untuk melapor ke lembaga antikorupsi.

"Terkait dengan itu, nanti kami akan cey ya, mengenai kasus tersebut apakah ada di KPK atau tidak. Tetapi prinsipnya, bisa masyarakat mengetahui dugaan korupsi, silakan kami membuka pitung seluas-luasnya, selebar-lebarnya melalui berbagai kanal yang ada di KPK untuk melaporkan kepada KPK," kata Ali Fikri kepada wartawan, Kamis, (12/1/2023).

Ali Fikri menegaskan, KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk, dengan melakukan proses verifikasi terlebih dahulu.

"Kami pasti menindaklanjuti, kami verifikasi, kami telaah terhadap peristiwa pidana korupsi. Misalnya, kami tindaklanjuti, kami lakukan pengayaan informasi lebih lanjut," katanya.

Di samping itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantah mengenai kabar dugaan korupsi bansos di era Gubernur Anies Baswedan tersebut.

Info yang menyebutkan beras rusak 1.000 ton di Gudang Pulogadung, Jakarta Timur disebut bukan untuk bansos.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Fitri Rahadiani.

Fitri Rahadiani menyebutkan, beras yang tersimpan di gudang tersebut milik Perumda Pasar Jaya.

"Stok beras di Pulo Gadung itu, merupakan sisa stok dari usaha retail perusahaan," ucap Fitri saat dikonfirmasi, pada Jumat (13/1/2023).

Namun, ia menyebut Perumda Pasar Jaya berencana kembali menjual beras rusak tersebut dengan skema lelang dalam waktu dekat ini.

"Perumda Pasar Jaya akan melaksanakan lelang bekerja sama dengan kantor lelang di akhir Januari ini," ucap Fitri.

Sebelumnya, beredar di media sosial mengenai dugaan korupsi bansos pandemi Covid-19 di era Gubernur Anies Baswedan tahun 2020 lalu.

Satu di antaranya, terkait pengadaan beras yang mencapai harga triliunan rupiah, malah terbengkalai hingga rusak di gudang penyimpanan.

Hal tersebut sebagaimana dibeberkan pemilik akun media sosial Twitter @kurawa melalui cuitannya.

Semula, pemilik aku itu mengaku mendapatkan informasi soal penimbunan beras di gudang miliki Perumda Pasar Jaya di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.(*)

Sumber:SUARA.com
Judul: Respons Isu Korupsi Bansos Era Anies, KPK Siap Tampung Aduan Masyarakat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Tangkap 2 dari 8 Pelaku Begal yang Buang Jasad Korban Dekat Kampus Yarsi

Polisi Tangkap 2 dari 8 Pelaku Begal yang Buang Jasad Korban Dekat Kampus Yarsi

Jakarta | Jum'at, 13 Januari 2023 | 12:47 WIB

Respons Isu Korupsi Bansos Era Anies, KPK Siap Tampung Aduan Masyarakat

Respons Isu Korupsi Bansos Era Anies, KPK Siap Tampung Aduan Masyarakat

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 12:37 WIB

'Jangan Sampai Anies Nggak Ada Lawan' Kelakar Politisi NasDem Sindir PDIP Belum Deklarasi Capres

'Jangan Sampai Anies Nggak Ada Lawan' Kelakar Politisi NasDem Sindir PDIP Belum Deklarasi Capres

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 12:19 WIB

Terkini

Diguncang 71 Kali Gempa Susulan, Pemkot Palu Tutup Jembatan Palu III

Diguncang 71 Kali Gempa Susulan, Pemkot Palu Tutup Jembatan Palu III

Sulsel | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:47 WIB

73 Kode Redeem FF Max Terbaru 16 Juni 2026: Klaim Voucher, Jersey, dan Evo Famas

73 Kode Redeem FF Max Terbaru 16 Juni 2026: Klaim Voucher, Jersey, dan Evo Famas

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:45 WIB

Film Hokum: Menelisik Mitos yang Turun-temurun Hidup dalam Ingatan Kolektif

Film Hokum: Menelisik Mitos yang Turun-temurun Hidup dalam Ingatan Kolektif

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:45 WIB

BRILink Agen Bisa Panen Emas dan Dapat Reward dari BRI, Cek Caranya

BRILink Agen Bisa Panen Emas dan Dapat Reward dari BRI, Cek Caranya

Jawa Tengah | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:44 WIB

Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026

Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:42 WIB

BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya

BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya

Sumsel | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:41 WIB

Profil dan Rekam Jejak Nusron Wahid, Dari Aktivis hingga Menteri Agraria dan Tata Ruang

Profil dan Rekam Jejak Nusron Wahid, Dari Aktivis hingga Menteri Agraria dan Tata Ruang

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:38 WIB

Bukan Sekadar Data, Ini Alasan Sensus Ekonomi 2026 Sangat Krusial Bagi Masa Depan Bogor

Bukan Sekadar Data, Ini Alasan Sensus Ekonomi 2026 Sangat Krusial Bagi Masa Depan Bogor

Bogor | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:38 WIB

Heboh Isu Pesta Narkoba di Lapas Makassar, Ini Klarifikasi Ditjenpas Sulsel

Heboh Isu Pesta Narkoba di Lapas Makassar, Ini Klarifikasi Ditjenpas Sulsel

Sulsel | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:37 WIB

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:36 WIB