sumedang

Sprint Race MotoGP 2023, Lin Jarvis Menilai Berisiko Besar untuk Pebalap Cedera

Suara Sumedang Suara.Com
Kamis, 26 Januari 2023 | 10:22 WIB
Sprint Race MotoGP 2023, Lin Jarvis Menilai Berisiko Besar untuk Pebalap Cedera
Managing Director tim Yamaha Lin Jarvis (kiri) bersama Valentino Rossi (kanan). Jarvis menilai Sprint Race MotoGP 2023 berisiko. (Suara.com/ukirsari)

SuaraSumedang.id - Dorna Sports selaku penyelenggaran kejuaraan dunia balap motor sudah menetapkan sprint race akan digelar di MotoGP 2023.

Kebijakan tersebut, sejatinya disambut oleh Managing Director Yamaha, Lin Jarvis. Hanya saja, ia menilai sprint race akan meningkatkan risiko cedera bagi para pebalap semakin besar dan sering.

Sprint race sendiri nantinya akan dilangsungkan pada Sabtu, dan dilanjutkan dengan balapan seperti biasa di hari Minggu.

Format tersebut akan berlangsung 50 persen dari jumlah lap di balapan normal. Format sprint race ini dipakai sebagai pengganti sesi latihan bebas keempat atau FP4.

Keuntungannya dari format itu, yang mana sembilan pebalap terdepan akan mendapatkan poin tambahan untuk bersaing memperebutkan gelar kejuaraan dunia.

Kendati begitu, Lin Jarvis tampaknya tidak begitu setuju dengan format sprint race tersebut. Meski memang akan menguntungkan pebalap karena ada tambahan poin.

Dia pun menilai format tersebut bisa meningkatkan risiko cedera khususnya bagi para penunggang kuda besi.

"Akan ada lebih banyak ketidakpastian, dan risiko di balapan daripada di latihan bebas. Kenyataannya, banyak hal aneh yang bisa terjadi dalam balapan," kata Lin Jarvis, dikutip dari Speedweek.

"Jadi satu masalah yang mungkin kita hadapi adalah cedera pebalap. Karena menurut saya, risiko cedera dari sprint race akan lebih tinggi dari sebelumnya," katanya menambahkan.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dipertimbangkan saat Membeli Rumah agar Kita Tak Menyesal

Di samping itu, Jarvis mengungkapkan kalau Yamaha tidak membutuhkan mesin tambahan karena ada sprint race MotoGP 2023.

Sebab, pria berpaspor Inggris itu menilai kalau format baru balapan ini masih belum familiar bagi seluruh tim.

"Konsep ini baru untuk semua pabrikan dan semua tim. Jadi ada beberapa ketidakpastian untuk saat ini," kata Jarvis.

Dirinya mengatakan, tidak berpikir akan membutuhkan mesin tambahan karena mungkin akan menempuh jarak sejauh itu di musim 2023, tidak seperti sebelumnya.

"Tidak banyak yang akan berubah di sana. Dan menyangkut anggaran, kami juga tidak mengharapkan biaya tambahan untuk suku cadang," ujar Jarvis.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI