SuaraSumedang.id - Caretaker pelatih Persita Tangerang, Ilham Jaya Kesuma menilai, waktu persiapan, dan perubahan venue pertandingan membuat skuadnya sedikit terganggu.
Meski begitu, dirinya dan para penggawa Persita tetap fokus, juga siap untuk menghadapi PSIS Semarang, pada Sabtu (25/2/2023).
Duel PSIS vs Persita akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Semula, seharusnya digelar di Stadion Jatidiri, semarang.
Akan tetapi, karena alasan izin keamanan pertandingan, maka terpaksa laga dipindahkan ke markas PSS Sleman.
"Untuk persiapan melawan PSIS Semarang ada sedikit kendala, yang pertama Coach Alfredo Vera (meninggalkan klub). Tapi, kita akan terus melanjutkan musim ini," kata Ilham Jaya Kesuma, dikutip dari laman Liga Indonesia, Sabtu (25/2/2023).
"Dari sisi persiapan sedikit terganggu. Tapi, tadi kita lihat (saat latihan resmi) insya Allah anak-anak sudah siap," tambahnya.
Satu di antara yang menjadi sorotan Ilham mengenai calon lawannya adalah banyaknya pemain mudah di kubu PSIS.
Di mana itu bisa menjadi satu di antara sorotan yang harus diwaspadai. Baginya para pemain mudah tentu memiliki motivasi lebih dalam sebuah pertandingan.
"Mungkin secara persiapan kita sudah siap, walaupun yang tadi saya bilang ada sedikit kendala. Tapi, Alhamdulillah sore ini (kemarin) kita sudah melakukan evaluasi untuk pertandingan, cukup lancar Alhamdulillah," katanya.
Baca Juga: Peringatan Hari Penelan Pedang Sedunia, Berikut 3 Fakta Pertunjukan Ini
"Yang kedua saya pikir PSIS tim yang memakai banyak pemain mudah. Jadi ada pemain mudah yang cukup bagus di lini depan. Tapi kita juga punya pemain mudah," tambah Ilham.
"Mudah-mudahan bisa memberikan pertandingan yang menarik," sambungnya.
Senada dengan sang pelatih, kapten tim Muhammad Toha berharap, ia dan rekan-rekannya bisa meraih hasil maksimal.
"PSIS Semarang tim yang bagus, mereka punya skuad yang bagus. Lini depan yang bagus, tapi kita ada beberapa materi dari pelatih untuk mengantisipasi dari tim lawan," kata Toha.
"Semoga kita bisa berhasil (memenangkan laga melawan PSIS)," tambah sang kapten tim Persita itu.(*)