SUARA SUMEDANG - Sesi Sprint Race MotoGP Spanyol 2023 diwarnai kecelakaan, yang membuat red flag berkibar saat baru berlangsung satu lap, dan balapan harus dihentikan sementara.
Keempat pebalap yang menjadi korban dalam insiden tersebut, yakni Alex Marquez, Franco Morbidelli, Marco Bezzecchi, dan Augusto Fernandez.
Meski begitu, mereka masih bisa ikut balapan ketika lomba dimulai lagi. Tetapi, adu kecepatan MotoGP Spanyol 2023 dipanaskan adu komentar Alex Marquez dan Franco Morbidelli.
Friksi antara Marquez dan Morbidelli pun tak terelakkan. Alex Marquez menilai Morbidelli melakukan tindakan yang tak benar.
"Saya tidak mengharapkan itu. Saya berada di sisi dalam, tidak ada lagi ruang. Saya mendengar ada motor, dan saya tidak tahu itu dari mana, dan kemudian saya merasa tersenggol," kata adik Marc Marquez itu, mengutip Speedweek, Minggu (30/4/2023).
"Beruntung tidak ada yang luka. Saya tidak tahu kenapa Morbidelli mencoba menyalip di situ. Bagi saya jelas itu melebihi batas karena tidak ada ruang," katanya.
"Tetapi soal race commissioners, itu seperti lotere," tambahnya.
Morbidelli merasa tak bersalah, dan membantah ucapan Marquez.
Rekan setim Fabio Quartararo di Monster Energy Yamaha itu menerangkan, bahwa dirinya sama sekali tak berniat menyalip, dan hanya melajukan motornya mengikuti alur.
Baca Juga: Profil Prabowo Subianto: Bakal Capres 2024 yang Punya Trah Ningrat
"Saya tidak berupaya menyalip, itu adalah garis normal lintasan balap saya," kata Morbidelli.
"Inilah balapan Sprint Race. Ada banyak yang melakukan manuver menyalip di awal balapan. Dia dilewati Fabio (Quartararo), dan agak melebar," kata pebalap berdarah Italia itu.
"Ya, saya melihat ada jarak, dan saya ada di lintasan saya. Saya tak ingin menyalip. Saya mencoba mengikuti jalur saya. Dia tidak melihat saya, dia tak memberi ruang? saya tak tahu tetapi hasilnya kami bersenggolan dan terjatuh," tambahnya
Morbidelli menyatakan, rasa syukur karena tidak pebalap yang mengalami luka serius setelah terjatuh pada kecelakaan tersebut. (*)