SUARA SUMEDANG – Viral sebuah video seorang mahasiswa berinisial P dari Universitas Mataram diusir dari tempat KKN-nya karena sikap tak sopannya yang kemudian jadi viral di sosial media.
Usut punya usut warga Desa Kayangan, Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara barat mengusir mahasiswi asal Universitas Mataram itu akibat konten yang dibuat menyinggung masyarakat disana.
Dalam rekaman instastory akun instagram pribadinya yang diunggah kembali oleh @lambe_turah pada Selasa (25/7) memperlihatkan mahasiswa tersebut menyebut tak ada wanita yang cantik di desa tersebut.
Dalam video storynya itu, mahasiswa KKN P bercerita mengenai dirinya yang diminta oleh seseorang untuk datang ke rumah kepala desa buat bantu – bantu dalam sebuah acara.
Entah apa yang dipikirkannya, mahasiswa P itu berkomentar jika tidak ada yang cantik di desa tersebut, ia pun menyebut dirinya diminta jadi kembang desa.
“Anak – anak Kayangan nggak ada yang cantik – cantik, jadi kita kembang desa,” tutur mahasiswa tersebut.
Akibat ucapannya yang dianggap body shaming terhadap anak – anak perempuan di desa tersebut warga setempat menjadi marah dan mengusir mahasiswa kkn tersebut dari daerahnya.
Dalam video selanjutnya, Mahasiswa P membuat video yang berisikan permintaan maaf secara pribadi kepada pihak – pihak yang tersinggung.
“Saya ingin meminta maaf atas kejadian yang seharusnya tidak saya lakukan yang di video tersebut, oleh karena itu saya pribadi ingin meminta maaf sebesar – besarnya kepada pihak yang merasa tersinggung,” ujarnya dalam video tersebut.
Baca Juga: Investor Diajak Berpartisipasi Dalam Pembiayaan Pesawat di Indonesia
Meskipun begitu, tetap saja warga Desa Kayangan mengusir mahasiswa P yang KKN tersebut dan beberapa warga juga ada yang menenangkan mahasiswa tersebut sebelum pergi diantar oleh pihak keluarganya.
“INI KAN YG DI USIR DARI KAYANGAN , MAKANYAA JGN USIK WARGA KAYANGAN,” tulis @mimi.peri
“Nollll etitude dan etika astaghfirullah dr cara ngomongnya saja kaya anak yg ge berpendidikan ” tulis @meyra_*****
“Cantik kagak kurang ajar iyah ” tulis @rahayu****