SUARA SUMEDANG - Alshad Ahmad akhirnya buka data hasil pemeriksaan sementara sehubungan kematian harimau Benggala bernama Cenora miliknya.
Sementara hasil laboratorium terhadap Cenora menurutnya harus menunggu sekitar sebulan, meliputi cek organ dalamnya.
Melansir dari keterangan tertulis yang dirilisnya, berikut hasil pemeriksaan sementara yang dimiliki Alshad Ahmad.
Hasil diagnostic tes kit antigen:
-FPV (Feline Panleukopenia) : Negatif
-CPV (Canine Parvo Virus) : Negatif
Berdasarkan data tersebut, Alshad bersyukur karena tak ditemukan 2 virus di atas, karena jika ada dapat berpotensi menyebar ke harimau lain.
"Alhamdulillah bukan karena virus 2 di atas. Gue takut banget kalau virus nyebar ke harimau lain." tulis Alshad.
Sementara itu ia juga mengklarifikasi soal tingkat stres yang ikut ditudingkan kepadanya terkait Cenora yang kerap diajak dalam pembuatan konten.
Dalam keterangannya, Alshad mengatakan bahwa harimaunya itu tidak dalam keadaan stres, karena tak menunjukkan atau ditemukan gejala stres tersebut.
Baca Juga: Baby L Tampol Wajah Nagita saat Digendong: Lawan Seimbang Buat Cipung nihh. . .
Selain itu ia juga memastikan bahwa dirinya selama ini selalu didampingi oleh orang-orang yang ahli dalam penanganan harimau.
Karena itu, ia pun meminta doa terbaik agar semua proses yang ada saat ini dapat berjalan lancar.(*)