SUARA SUMEDANG - Persija Jakarta memetik pelajaran berharga usai mendapat hasil buruk saat melawan Persita.
Dalam pertandingan Persija vs Persita, tim Macan Kemayoran mendapat kekalahan dengan skor akhir 1-0.
Pelatih Persija, Thomas Doll menyebut kekalahan tersebut akibat dari ketidaksiapan anak asuhnya.
Menjelang laga pekan kelima Liga 1, Persija akan menjamu Persebaya. Kondisi dari anak asuh pelatih asal Jerman itu juga sedang tidak baik-baik saja.
Pasalnya, sejumlah pemain dilanda cedera dan beberapa lainnya harus meninggalkan Persija.
Namun, menghadapi realita tersebut. Thomas Doll mulai menatap pertandingan selanjutnya dengan berhenti komplain dan kembali bekerja keras bersama timnya.
“Kekalahan kami melawan Persita menjadi kekalahan yang terburuk buat tim. Bukan karena kami kalah bersaing dengan Persita, tapi karena kami tidak siap untuk laga itu,” kata Thomas.
Ia pun berkeinginan untuk mengubah kondisi tersebut di laga melawan Persebaya.
“Tentu saya ingin mengubah semua itu untuk laga pekan ini (melawan Persebaya),” ucapnya.
Baca Juga: Pernah Legalkan Casino untuk Bangun DKI Jakarta, Ternyata Sosok Ini Asal Sumedang
Menghadapi laga melawan Persebaya, pelatih asing itu menekankan jika dirinya bersama tim siap mempersembahkan permainan terbaik demi tiga poin.
“Walaupun kami sedang berada di kondisi yang tidak bagus, kami tidak boleh komplain akan hal tersebut dan harus bekerja keras untuk pekan ini,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan, dirinya akan bekerja keras memanfaatkan pemain yang ada dan membuat peluang mencetak gol.
“Saya tidak ingin kejadian laga terakhir terulang lagi, di mana kami tidak bisa melakukan tembakan ke gawang sama sekali,” ucap Thomas.
“Jadi unutk pekan ini, saya ingin pemain tengah mampu memberikan daya gedor ke depan dan bisa turut andil mencetak gol,” sambungnya.
Ia menyebutkan jika permainan Persija akan berbeda dari pertandingan sebelumnya.