SUARA SUMEDANG - Pertandingan Persija vs Persebaya, pekan lalu dikenai sanksi oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Komdis PSSI menjatuhkan sanksi pada kedua klub, karena adanya suporter tim tamu yang hadir dan bgai pihak Persija karena tidak bisa mengantisipasi kehadiran suporter tim tamu hadir dalam pertandingan.
Persebaya dijatuhi hukuman denda sebanyak Rp 25 juta, kemudian di pihak Persija juga dikenai sanksi sebesar Rp 25 juta.
Adanya sanksi tersebut, kedua suporter yakni Bonek dan Jak Mania menggelar donasi untuk membayar denda tersebut.
Hal tersebut diketahui dari sosial media kedua suporter klub yang diberi tajuk ‘Donasi untuk PSSI’ dan ‘Charity for PSSI.’
“Regulasi takkan mampu menahan suporter untuk datang. Sanksi takkan mampu menakuti suporter untuk jera. Sepak bola tanpa permusuhan bagi kami lebih berharga daripada sanksi. Donasi untuk regulasi federasi,” bunyi keterangan @Jakmania.gariskeras17.
Senada dengan Jak Mania akun suporter Persebaya, @kitabonek sama menggelar donasi untuk membayar denda.
“Donasi akan di serahkan ke manajemen Persebaya dan Persija Jakarta sebagai konsekuensi kehadiran Bonek dalam misi perdamaian dengan teman-teman Jak Mania,” tulis akun @kitabonek.
Selain itu pentolan Bonek, Andie Peci mengunggah sebuah surat gugatan pada tahun 2019 di Twitter.
Surat gugatan itu ditujukan kepada PSSI, yang mana dalam gugatan tersebut ditulis sebagai perbuatan melanggar hukum.
“Apakah konflik dengan Komite Disiplin PSSI hanya terjadi sekarang ini? Tidak. Tahun 2019 gugatan telah siap, bersama Bonek Advokat berencana menggugat PSSI ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Apalagi Komdis PSSI yang sekarang ini tidak dipilih di kongres,” cuit Andie Peci. (*)