SUARA SUMEDANG - Kemunculan Raffi Ahmad mengurai permintaan maaf secara langsung di depan Jeje di kala rumah tangga Syahnaz diterpa isu perselingkuhan.
Terbukti menghasilkan keputusan besar yang tak terduga, Jeje Govinda secara tiba-tiba mengutarakan keinginan untuk terjun ke dunia politik usai berbicara empat mata dengan Raffi Ahmad.
Sontak hal ini memicu banyak pertanyaan, bagaimana bisa Jeje Govinda yang dari dulu tak pernah tunjukan minat jadi politisi justru secara tiba-tiba ngebut nyaleg.
Hal tersebut diunggah di kanal YouTube Insert News Highlight yang berjudul 'RAFFI AHMAD BONGKAR NIAT NYALEG JEJE GOVINDA DAN NISYA AHMAD, GARA-GARA DISELINGKUHI SYAHNAZ?'.
Berbagai spekulasi kian kencang berebus mulai dari anggapan bahwa Raffi Ahmad menentukan keputusan yang menyangkut kepentingan keluarga besar hingga masa depan adik-adiknya.
Negara dianggap telah siap menjadi sponsor utama Jeje untuk meraih kursi di Senayan pada pemilu tahun 2024 mendatang.
Lantas bila berkaca dari dominasi Raffi di dalam keluarga serta lemahnya pengaruh suami Syahnaz.
Benarkah Raffi Ahmad yang mendorong Jeje dan Nisya Ahmad terjun ke dunia politik?
Keputusan Jeje Govinda dan Nisya Ahmad terjun ke dunia politik, usai isu perselingkuhan Syahnaz terkuak ke publik tak bisa dianggap angin lalu.
Baca Juga: Jelang Piala AFF U-23 2023, Media Malaysia Remehkan Timnas Indonesia, Lupa Rekor Shin Tae-young Ini
Apalagi kemunculan Raffi yang notaben kakak ipar sekaligus orang di balik layar, justru menambah kesan bahwa seolah-olah seperti boneka keluarga Raffi Ahmad.
Raffi Ahmad sempat kecelakaan jika Jeje Govinda dan Nisya Ahmad nyaleg agar hemat biaya kampanye.
Hal itu terlihat dari keputusan Jeje Govinda yang dinilai tak tegas pada Syahnaz mendua, dibandingkan Lady Nayoan yang keras mengambil keputusan cepat menggugat cerai Rendy Kjaernett.(*)