Maraknya kebocoran data membuat keresahan masyarakat lantaran takut datanya akan disalahgunakan. Agus Imam Sonhaji selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menjamin jika semua data warga akan terjamin keamanannya.
Kadisdukcapil Kota Surabaya menjamin data pendaftaran akta warga yang datang ke kantor pelayanan maupun di aplikasi Klampis New Generation akan aman dalam sistem Kementerian Dalam Negeri. Semua data tersebut hanya bisa diakses oleh pihak berwenang serta pemiliknya saja.
Sistem aplikasi sudah menggunakan keamanan khusus, sehingga tidak berwenang tak dapat mengaksesnya.
“Yang bisa akses hanya orangnya sendiri, orang lain tidak bisa. Selain itu, sistem servernya juga sudah kami lengkapi bermacam pengamanan,” jelas Agus Imam Sonhaji dalam acara Semanggi Surabaya pada Kamis (9/9/2022).
Menurut penjelasannya, selama tahun 2022 berjalan ini belum ada warga Kota Surabaya yang melaporkan datanya disalahgunakan oleh orang lain atau bocor. Sementara pada tahun 2021 lalu ada sekitar 5 aduan mengenai kasus ini.
Agus Imam Sonhaji mengartikan jika perlindungan data yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya telah mengalami kemajuan. Selain itu, Kadisdukcapil Kota Surabaya juga menghimbau pihak pemberi layanan yang menggunakan data masyarakat, seperti KTP agar berkomitmen untuk menjaga keamanannya.
Ia juga memberi himbauan kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur terhadap tawaran jasa yang membutuhkan KTP karena bisa menjadi awal mula kebocoran data pribadi.