Diketahui bahwa baik Misbah dan Tajudin sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan masalah secara damai.
Informasi tersebut disampaikan oleh AKBP Yogen Heroes Baruno, Kepala Bareskrim Polres Depok.
"Para pihak sepakat untuk bertemu terlebih dahulu. Jadi mereka punya waktu untuk menyelesaikannya. Kemudian pada Sabtu dan Minggu, kesepakatan (damai) ditandatangani," katanya, seperti dikutip DepokToday - Suara.com, Senin (26/09/2022).
Berdasarkan bukti yang diketahui, mereka sepakat untuk datang ke polisi di ibu kota Depok hari ini, disertai dengan pernyataan bersama yang mengatakan bahwa masalah tersebut telah diselesaikan dan tidak akan saling menuntut.
"Keduanya saling meminta maaf," katanya.
Bahkan, sopir truk yang melaporkan kejadian itu juga meminta maaf kepada warga Krukut, kawasan Depok Limo, karena truk yang dikendarainya menabrak portal dekat pipa gas.
"Yang bersangkutan (Tajudin) juga siap bertanggung jawab jika berdampak pada sopir truk di kemudian hari, termasuk perawatannya". tutupnya.
Tampaknya mendapat respon kecewa dari publik setelah diunggah di beberapa akun Instagram seperti @andreli_48 dan @net2netnews.
"Nah kaannn...negara konoha gitu lhohh...udah ketebak endingnya gaesss.," tulis netizen.
Baca Juga: Warga NTB di Perantauan Kampanyekan Wisata Ayo Datang ke Lombok Dan Sumbawa
"Nah kan udah bisa di tebak dari 10 tahun ke belakangan apapun masalah.a , materai.a solusi.a," tulis netizen.
"Pejabat Salah Khilaf Terus Damai, Coba Kalau Rakyat," tulis netizen.