Jelang Akhir Tahun dan Nataru Bahan Pokok di Tambahrejo Surabaya Alami Kenaikan

Surabaya

Sabtu, 03 Desember 2022 | 21:05 WIB
Jelang Akhir Tahun dan Nataru Bahan Pokok di Tambahrejo Surabaya Alami Kenaikan
Ilustrasi Pasar (pixabay.com)

Menjelang akhir tahun 2022 sejumlah harga bahan pokok mulai mengalami kenaikan. Diperkirakan kenaikan harga pokok ini akan naik hingga Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.

Di Pasar Tambahrejo Kota Surabaya, terdapat beberapa komoditi yang naik. Keluhan itu merata disampaikan oleh para pedagang.

Salah satunya gerai milik Nanik, harga telur sudah naik selama seminggu terakhir berkisar antara Rp2.000- Rp3.000.

“Hari Natal memang naik semua. Telur naik ini sudah seminggu. Sebelumnya Rp28 ribuan per kilogram-nya. Naiknya memang tidak seberapa, sekarang sudah Rp31 ribu yang ukuran kecil, Rp30 ribu yang ukuran tanggung. Sementara dapat atau kulaknya seribu lebih murah dari harga jual,” katanya, Sabtu (03/12/2022).

Nanik memperkirakan harga telur akan terus naik hingga menembus Rp 35-37 ribu pada puncak Nataru. Meski kenaikan ini tidak mempengaruhi ketersediaan stok maupun pembelinya.

“Terus (naik) sampai Hari Lebaran. Stok saya tetap, pembeli juga,” imbuhnya.

Pedagang lain, Diana mengatakan komoditi lain juga mulai naik. Tomat naik drastis dari sebelumnya Rp8 ribu menjadi Rp 24 ribu per kilogram.

“Tomat biasanya dapatnya Rp5 ribu, kalau sekarang dapatnya Rp20 ribu,” katanya.

Komoditi bawang merah juga sama, naik sekitar Rp 5 ribu menjadi Rp 30-35 ribuan. Sementara, cabai merah kini dijual dengan harga Rp22 ribu dan cabai rawit Rp 27 ribu.

baca juga

“Cabai cenderung tetap malah turun,” katanya.

Beras juga mulai naik meski tidak signifikan, hanya Rp200. Sehingga pedagang lebih memilih tidak menaikkan harga jual.

“Saya jual yang Rp10 ribu dan Rp11 ribu eceran itu, naik cuma Rp200. Jadi saya jualnya tetap, mending untungnya saya kurangi biar pembeli tidak pergi,” kata Firman salah satu pedagang di pasar Tambahrejo.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengaku sudah mengetahui sinyal kenaikan harga telur. Dia sudah meminta agar Dinas Koperasi dan Perdagangan (Dinkopdag) untuk memastikan lagi komoditi terutama telur dan beras di pasar.

“Hari ini ada telur dan beras naik. Teman-teman Dinkopdag sudah operasi pasar, tapi saya minta harga telur beras dipastikan,” jelasnya.

Antisipasi yang dilakukan Pemkot, lanjutnya, sudah berkoordinasi dengan distributor telur di beberapa wilayah. Pemkot akan kerja sama sehingga kebutuhan komoditi telur akan tetap tercukupi dan harganya normal.

Eri berusaha agar harga sejumlah komoditas jelang Nataru tetap normal. Kalau pun terjadi kenaikan, ini tidak signifikan.

“Jadi dari tempat-tempat itu ke Surabaya gimana cara tidak naik ya bensin angkutan dibayari Pemkot. Jadi pedagang ada untungnya dan harga tetap, kalau pun naik tidak terlalu. Karena Surabaya bukan penghasil telur tapi ada lagi, seperti Blitar, Jember. Semoga harga di sana tidak ikut naik,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan, Dinkopdag sudah melakukan koordinasi saat harga masih terbilang stabil beberapa waktu lalu. Masyarakat juga diminta tidak panik, karena Pemkot berusaha menjaga ketersediaan juga kestabilan harga bahan pokok.(lta/dfn/ipg)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban jatuhkan Jambret, satu meninggal dunia di Sungkono Surabaya

Korban jatuhkan Jambret, satu meninggal dunia di Sungkono Surabaya

Surabaya | Jum'at, 02 Desember 2022 | 20:21 WIB

Wali Kota Surabaya: Korupsi tak hanya bentuk uang, melainkan waktu

Wali Kota Surabaya: Korupsi tak hanya bentuk uang, melainkan waktu

Surabaya | Jum'at, 02 Desember 2022 | 20:15 WIB

4 Festival Akhir Tahun di Jogja, Ada Musik Hingga Film

4 Festival Akhir Tahun di Jogja, Ada Musik Hingga Film

Jogja | Sabtu, 03 Desember 2022 | 07:10 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×