Penyerang muda FC Barcelona, Ansu Fati baru-baru ini mengungkapkan pengalaman pribadinya terkait dengan kariernya sebagai seorang pemain sepak bola. Ansu menyebut bahwa La Masia adalah tempat terbaik bagi dirinya.
Ansu Fati mengaku senang dengan sambutan hangat klub sejak awal dan fasilitas yang mereka berikan kepada setiap pemain.
“La Masia adalah pilihan terbaik, baik untuk sepak bola maupun pendidikan saya," kata Ansu dalam sebuah wawancara bersama salah satu stasiun TV Lokal di sana, Jumat (23/12/2022).
Ansu menceritakan awal kariernya di Barcelona. Ia datang ke Barcelona, Spanyol pada tahun 2012, tepat setelah La Masia baru diresmikan dan saat itu Barcelona sedang dalam keadaan berjaya.
"Fasilitasnya sangat modern. Ada ruang permainan dengan tenis meja, kolam renang... hal-hal yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Tinggal di La Masia dan bekerja dengan pelatih yang luar biasa merupakan pengalaman yang luar biasa," papar Ansu.
Ia juga senang dengan sikap klub yang mengajarkan kepada pemainnya untuk selalu menghormati lawan dalam setiap pertandingan.
“Pelatih pertama saya di La Masia, Marc Serra, dengan cepat membuat saya mengerti di klub mana saya berada dan bahwa saya harus menghormati lawan saya selama pertandingan. Dia juga mendorong saya untuk mencetak lebih banyak gol dan menjadi lebih efisien," tambah Ansu.
Hal terindah baginya adalah ketika dia bisa bermain dalam satu tim bersama idolanya di tim utama FC Barcelona.
“Saya tidak percaya ketika saya masuk ke ruang ganti dan ada Luis (Suárez), Leo (Messi) dan semua pemain lainnya," kata Ansu yang terus bercerita.
Baca Juga: Badai Musim Dingin AS dan Kanada: Suhu Capai -55 Derajat Celcius hingga Sebabkan Frostbite
“Saya tidak banyak tidur selama seminggu ketika saya membuat debut tim pertama saya, saya sangat tegang. Saya telah memimpikan momen ini selama bertahun-tahun dan semuanya menjadi kenyataan begitu cepat! Saya telah berpikir untuk bermain di Camp Nou dan mencetak gol berkali-kali," kata dia.
"Leo sedang menunggu di ruang ganti untuk memberi selamat kepada kami atas kemenangan setelah saya membuat debut saya melawan Betis di Seville. Saya tidak percaya ketika dia memeluk saya ketika saya masuk! Saya akan selalu mengingat gerakan itu," ujarnya.