PSS Sleman akhirnya resmi menjadikan Stadion Maguwaharjo, Sleman, Yogyakarta sebagai home base untuk mengarungi putaran kedua Liga 1.
Stadion yang memiliki kapastias 31.700 ini akan menjadi kandang bagi tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut sampai akhir musim nanti. Hal ini juga berlaku saat PSS Sleman menghadapi Persija Jakarta pada Kamis (19/1/2023) besok.
Diputuskannya stadion yang dibuat pada tahun 2005 untuk dijadikan home base PSS Sleman itu diambil setelah menimbang penilaian dengan mempertimbangkan rekomendasi dari pihak keamanan, jarak dari kota Solo serta fasilitas lainnya yang dirasa sudah cukup mumpuni dan lulus uji kelayakan.
Namun sayangnya, pertandingan PSS Sleman vs Persija Jakarta akan digelar tanpa penonton. Hal itu diperkuat dengan surat resmi dari Kapolresta Kota Sleman dengan nomor: R/REK/6/I/Yan2.14/2023/Intelkam pada rapat koordinasi di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, yang memberitahukan bahwa pertandingan PERSIS yang digelar di Stadion Maguwoharjo dilaksanakan tanpa kehadiran penonton/suporter
Mengomentari hal ini, Manajer PSS Sleman menyayangkan keputusan tersebut. Menurutnya kehadiran suporter tentu bisa menjadi semangat tambahan bagi penggawa ketika bertanding di atas lapangan.
“Kami menyayangkan karena ini kesempatan kami dalam laga sebagai tuan rumah. Apalagi kami telah menjalani laga melawan Persija sebagai tim tamu di putaran pertama. Besar harapan kami sebenarnya pertandingan dihadiri oleh suporter, karena selain berpengaruh di mental & psikologis pemain.”
Erwin mengakui bahwa Persis tetap kooperatif dan mengikuti keputusan yang telah ditetapkan, “Tentu kita akan mengikuti dan patuh terhadap seluruh keputusan yang sudah ditetapkan. Harapannya PERSIS tetap bermain semaksimal mungkin di kandang dengan menghadapi Persija,” tutupnya.
PSS Sleman saat berada di peringkat ke 14 dengan 16 poin dari 18 pertandingan. Mereka hanya meraih satu kali kemenangan dari lima pertandingan terakhir mereka di Liga 1.
Baca Juga: Belajar Etika dari Kemenangan Thailand di Piala AFF 2022