Viral Siswa SMA di Cirebon Merundung dan Menganiaya Siswa SLB dengan Kebutuhan Khusus, Ridwan Kamil Bersuara

Suara Tangsel

Jum'at, 23 September 2022 | 13:21 WIB
Viral Siswa SMA di Cirebon Merundung dan Menganiaya Siswa SLB dengan Kebutuhan Khusus, Ridwan Kamil Bersuara
Tangkapan Layar Adegan Penganiayaan Anak Berkebutuhan Khusus (Instagram)

Beredar video perundungan terhadap anak berkebutuhan khusus yang dilakukan oleh siswa SMA sebayanya. Bukan hanya dirundung, namun anak tersebut juga dianiaya oleh para pelaku yang berjumlah tiga orang

KRONOLOGI KEJADIAN

Pada mulanya, korban yang sedang melewati para pelaku diajak untuk ikut pergi ke suatu tempat, yakni sebuah gubuk yang berasa di Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (19/9/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Satu diantara tiga pelaku merupakan tetangga dan mengenal korban. Sehingga korban mau mengikuti ajakannya.

Setibanya di gubuk tersebut, tanpa alasan para pelaku langsung meledek dan menganiaya korban. Korban dijadikan seperti mainan oleh para pelaku. Terlihat dalam video, salah satu pelaku menaiki tubuh korban dan berdiri diatas bahunya. Tak perduli dengan tangisan korban, pelaku yang masih menggunakan seragam SMA terus menyiksa korban dengan menendang tubuhnya.  

Terdengan suara para pelaku tertawa melakukan aksi keji tersebut. Pelaku lainnya merekam video penganiayaan tersebut menggunakan telepon genggamnya, dan mengunggah video tersebut ke media sosial hingga menjadi viral.

"Pelaku yang merekam video memposting video tersebut sehingga viral di media sosial. Kami bertindak cepat setelah menerima laporan dari orang tua korban, dan berhasil mengamankan tiga pelaku," kata Kasatreskrim Polresta Cirebon Kompol Anton.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa seragam sekolah, sepatu, telepon genggam.

PELAKU SUDAH DITANGKAP

Menurut keterangan polisi, para pelaku masih di bawah umur, yakni berusia 15 tahun dan 16 tahun. Sedangkan korban, berusia 17 tahun.

"Untuk sementara ini kita mengamankan tiga orang terduga pelaku dulu. Pertama, yang diduga berperan melakukan penganiayaan atau bully dengan cara menginjak-injak pundak korban. Kemudian kita juga mengamankan satu orang yang diduga melakukan tindakan pemukulan atau tendangan kepada korban. Kemudian kita juga mengamankan satu orang yang merekam video kejadian tersebut," terang Kompol Anton.

baca juga

Para pelaku dijerat ancaman Pasal 80 jo 76 C UU RI No.35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak. Serta Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun kurungan penjara dan maksimal 9 tahun kurungan penjara.

RIDWAN KAMIL MURKA

Ridwan Kamil dan Athalia Praratya alias Atalia Kamil [Instagram]
Ridwan Kamil dan Athalia Praratya alias Atalia Kamil (sumber: Instagram)

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan reaksi keras atas terjadinya peristiwa perundungan dan penganiayaan ini.

Melalui akun instagram pribadinya, Ridwan Kamil menuliskan, "Tidak boleh ada bully di lingkungan kita. Apalagi kepada kaum disabilitas, yang harus lebih kita pahami & sayangi. Setiap kita adalah unik dalam eksistensi hidupnya," Rabu (20/9).

Ridwan Kamil juga memastikan pelaku akan dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku. "Pelaku kekerasan dan bully di Kabupaten Cirebon sudah ditangkap polisi. Pelaku akan ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku," tegas pria yang biasa dipanggil Kang Emil tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Video Jenazah di Kediri Diantar Perangkat Desa, Ternyata Almarhum dan Keluarganya Keterbelakangan Mental

Viral Video Jenazah di Kediri Diantar Perangkat Desa, Ternyata Almarhum dan Keluarganya Keterbelakangan Mental

Tangsel | Jum'at, 23 September 2022 | 08:09 WIB

ASN Mantan Lurah Arogan di Sinjai, Menendang Motor Wanita Sampai Terpental

ASN Mantan Lurah Arogan di Sinjai, Menendang Motor Wanita Sampai Terpental

Tangsel | Rabu, 14 September 2022 | 19:23 WIB

VIRAL: Ibu Dokter RSAD di Makassar Yang Berdebat Dengan Mahasiswa Unjuk Rasa, Menanggapi Komentar Warganet

VIRAL: Ibu Dokter RSAD di Makassar Yang Berdebat Dengan Mahasiswa Unjuk Rasa, Menanggapi Komentar Warganet

Tangsel | Senin, 12 September 2022 | 08:47 WIB

VIRAL: Ibu Dokter RSAD di Makassar Menyebut Mahasiswa Yang Sedang Unjuk Rasa Sebagai Calon Pembunuh

VIRAL: Ibu Dokter RSAD di Makassar Menyebut Mahasiswa Yang Sedang Unjuk Rasa Sebagai Calon Pembunuh

Tangsel | Senin, 12 September 2022 | 08:05 WIB

VIRAL: Ibu Dokter RSAD di Makassar Memprotes Aksi Demo Mahasiswa, Video Rekamannya Menimbulkan Pro Kontra

VIRAL: Ibu Dokter RSAD di Makassar Memprotes Aksi Demo Mahasiswa, Video Rekamannya Menimbulkan Pro Kontra

Tangsel | Senin, 12 September 2022 | 05:01 WIB

Terkini

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:03 WIB

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan!

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan!

Video | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:00 WIB

×