2. Peta dunia
Peta dunia adalah salah satu bentuk peta yang menggambarkan sebagian atau seluruh permukaan Bumi secara keseluruhan yang dapat dilihat secara umum dan dapat dibuat menggunakan berbagai proyeksi peta.
Peta dunia dapat berupa peta politik maupun fisik. Tujuan utama peta politik yaitu menunjukkan batas teritorial, sedangkan peta fisik untuk menampilkan fitur geografi seperti pegunungan, jenis tanah atau penggunaan tanah. Selain itu, peta dunia juga dapat menunjukkan penampakan alam dan dan buatan manusia.
Peta dunia juga dibagi berdasarkan objek, berikut di antaranya:
- Peta dinamik, yaitu peta yang menggambarkan keadaan yang sifatnya tidak tetap atau labil. Misalnya peta penduduk, peta pemukiman, peta transmigrasi.
- Peta stationer, yaitu peta yang menampilkan data yang tetap sifatnya atau stabil. Misalnya peta wilayah, peta tanah, peta Geologi.
Dalam membuat peta, ada skala yang penting untuk diperhitungkan. Skala ini ditentukan berdasarkan jenis peta yang akan dibuat, berikut macam-macamnya.
- Peta kadaster atau peta teknik yang digunakan untuk membuat peta luas tanah atau sertifikat tanah. Yakni dengan skala 1:100 - 1:5000.
Baca Juga: 5 Tips Menghargai Privasi Orang Lain, Jangan Tanya-tanya Gaji!
- Peta skala besar yang digunakan untuk membuat peta yang sempit, desa, kecamatan, kota. Yakni dengan skala 1:5001 - 1:250.000.
- Peta skala sedang yang digunakan membuat peta propinsi. Menggunakan skala 1:250.001 - 1:500.000.
- Peta skala kecil untuk membuat peta Negara-negara. Ini memakai skala 1:500.001 - 1:1.000.000.
- Peta skala geografis skala lebih yang digunakan untuk membuat peta benua, kawasan, peta dunia. Skalanya dari 1:1.000.000