Jawa Barat Kejar Target 95 Persen Imunisasi Tambahan Campak-Rubela

Tantrum

Jum'at, 02 September 2022 | 06:07 WIB
Jawa Barat Kejar Target 95 Persen Imunisasi Tambahan Campak-Rubela
Ilustrasi imunisasi (suara.com)

TANTRUM - Pemerintah Jawa Barat (Jabar) mengejar target cakupan imunisasi tambahan Campak dan Rubella 95 persen hingga 13 September 2022 yang menjadi batas akhir kampanye Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahap 2.  

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar Nina Susana Dewi menuturkan, selain 95 persen imunisasi tambahan untuk Campak-Rubela, pihaknya berkomitmen capai target 80 persen imunisasi kejar.

Komitmen itu disampaikan dalam pertemuan review paruh waktu BIAN tahap II kerja sama Kemenkes, WHO dan UNICEF di Kota Bandung, akhir bulan Agustus 2022.

“Kami bekomitmen untuk mencapai target  95 persen imunisasi tambahan untuk Campak-Rubela dan 80 persen imunisasi kejar. Untuk pencapaian target ini, tenaga kesehatan di kabupaten/kota dan puskesmas berkolaborasi dengan PKK dan para kader kesehatan di tingkat kecamatan/kelurahan/desa dan RT/RW,” kata Nina ditulis Jumat, 2 September 2022.

Nina juga mengatakan, terkait percepatan peningkatan cakupan, pihaknya sedang melakukan monitoring evaluasi secara langsung bersama ketua TP PKK dan lintas sektor lain sehingga dapat membuat strategi selanjutnya. Salah satunya, memanfaatkan seluruh potensi fasilitas kesehatan dan penambahan pos pelayanan. 

Menurut Nina, strategi pelaksanaan BIAN di Jawa Barat dilakukan melalui penguatan pokja BIAN dan kolaborasi pentahelix bersama lintas program dan lintas sektor di Jawa Barat.

Salah satunya melalui sosialisasi dan diseminasi informasi BIAN melalui berbagai platform dan kanal media, seperti media sosial pimpinan stakeholder, media nasional dan lokal daerah, media sosial publik, dan talkshow offline dengan pers media.

“Untuk mempersiapkan generasi yang kuat, sehat dan juara. Sekali lagi, terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang telah berupaya menyukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional. Semoga upaya ini senantiasa menjadi berkah bagi masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu penghambat jalannya BIAN adalah masyarakat yang kurang aware terhadap imunisasi pada anak dikarenakan pandemi.

baca juga

Berdasarkan data yang dipaparkan UNICEF Indonesia, terjadi penurunan cakupan imunisasi yang signifikan sejak pandemi COVID-19. Ada sekitar satu juta bayi yang tidak atau belum mendapatkan imunisasi lengkap selama setahun dalam rentang waktu 2019 hingga 2021 di Indonesia.

Sedangkan Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Jabar Ryan Bayusantika Ristandi, ada beberapa kendala di masyarakat pada imunisasi Campak Rubella. 

"Untuk daerah perkotaan, di antaranya karena kesibukan orang tua balita yang tidak sempat membawa anaknya ke tempat imunisasi," ujar Ryan.

Selain itu menurut Ryan, masih juga ada kekhawatiran dari orang tua akan dampak dari suntikan ganda pada imunisasi kali ini.

"Mereka masih khawatir dampak terhadap anaknya karena ada treatment double injection atau suntikan ganda. Padahal sudah kita jelaskan tidak akan berdampak," jelasnya.

Ryan mengatakan, untuk mengejar target imunisasi pada BIAN 2022 ini akan dilakukan berbagai upaya tambahan kolaborasi dengan berbagai stakeholders di Jawa Barat.

"Ada waktu hingga 13 September untuk mencapai target minimal hingga 95 persen, di antaranya dengan menambah tempat imunisasi seperti di sekolah, pesantren dan tempat lain," katanya.

Pertemuan Review Paruh Waktu BIAN Tahap 2 melibatkan tujuh provinsi di Pulau Jawa - Bali. Di Jabar sendiri ada enam kabupaten kota yang cakupan imunisasinya masih harus digenjot, yaitu Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bogor, dan Kota Cimahi. 

Pertemuan tersebut membahas berbagai strategi untuk mencapai target imunisasi minimal 95 persen hingga 13 September 2022. Cakupan rata-rata kini untuk imunisasi dalam program BIAN 2022 sudah 60 persen. 

"Untuk Campak Rubella baru mencapai 60,4 persen, dan untuk imunisasi lainnya yaitu imunisasi Kejar baru mencapai rata di atas 40 persen," sebut Ryan.
 
"Semoga dengan strategi tambahan seperti faskes tambahan, jadwal tambahan di hari Sabtu - Minggu, dan melibatkan semua pihak seperti PKK, pramuka untuk re-sosialisai BIAN ini bisa membantu cakupan imunisasi," pungkas Ryan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 1 September: Positif 1.702, Sembuh 1.772, Meninggal 4

Update COVID-19 Jakarta 1 September: Positif 1.702, Sembuh 1.772, Meninggal 4

Jakarta | Kamis, 01 September 2022 | 22:30 WIB

Disebut Calon Gubernur Jawa Barat oleh Surya Paloh, Saan Mustopa Malah Ajukan Syarat Ini

Disebut Calon Gubernur Jawa Barat oleh Surya Paloh, Saan Mustopa Malah Ajukan Syarat Ini

Jabar | Kamis, 01 September 2022 | 21:35 WIB

Sambangi Lokasi Kecelakaan Maut di Bekasi, Ridwan Kamil: Akan Ada Shelter Khusus Untuk Orang Tua Siswa

Sambangi Lokasi Kecelakaan Maut di Bekasi, Ridwan Kamil: Akan Ada Shelter Khusus Untuk Orang Tua Siswa

Video | Kamis, 01 September 2022 | 18:05 WIB

Terkini

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Daftar Harga HP Infinix Agustus 2026, Lengkap Seri Gaming hingga Entry Level

Daftar Harga HP Infinix Agustus 2026, Lengkap Seri Gaming hingga Entry Level

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Lengkap! Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2026 di Istana Negara

Lengkap! Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2026 di Istana Negara

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:04 WIB

BRI Peduli Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

BRI Peduli Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

Lampung | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:02 WIB

Membedah Tragisme Dosa Victor dalam Novel Frankenstein karya Mary Shelley

Membedah Tragisme Dosa Victor dalam Novel Frankenstein karya Mary Shelley

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:00 WIB

3 Wanita di Deli Serdang Kompak Jual Sabu, Transaksi Lewat Jendela

3 Wanita di Deli Serdang Kompak Jual Sabu, Transaksi Lewat Jendela

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:54 WIB

Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap

Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:53 WIB

×