TANTRUM - Sebuah aplikasi bisa lebih pintar dari manusia, karena dapat menafsirkan arti "meow" yang berbeda dari kucing.
Aplikasi bernama MeowTalk menawarkan layanan untuk menafsirkan suara kucing menggunakan AI.
Aplikasi ini dapat mengubah suara kucing yang didengar ke dalam beberapa frasa sederhana, seperti "Aku cinta kamu" atau "Beri aku makan", "Aku marah" dan "Tinggalkan aku sendiri".
Sementara hingga saat ini pemiliknya sulit untuk mengetahui apa yang dipikirkan hewan peliharaan.
Para pecinta anjing maupun kucing pasti memiliki keinginan yang sama, yaitu dapat memahami bahasa peliharaannya.
"Setiap kucing memiliki kosa kata unik mereka sendiri yang mereka gunakan untuk berkomunikasi dengan pemiliknya secara konsisten ketika dalam konteks yang sama," tulis deskripsi aplikasi MeowTalk.
Ini belum tentu "bahasa asli" karena kucing tidak berbagi meong yang sama untuk mengomunikasikan hal yang sama satu sama lain.
Tetapi kita dapat menggunakan Pembelajaran Mesin untuk menafsirkan meong kucing individu dan menerjemahkannya ke dalam bahasa yang dapat dibaca manusia.
Namun diberitakan DailyStar, dicuplik dari laman Tek, Senin, 12 September 2022, MeowTalk tidak sepenuhnya dapat membaca bahasa kucing.
Baca Juga: Ada Pengecatan Marka Jalan, Awas Macet di Tol Cipularang Padaleunyi
Ini tergantung pada penyesuaian dari pemilik hewan peliharaan untuk beradaptasi dengan "bahasa" pribadi masing-masing kucing.
“Anda dapat mengubah terjemahan atau menambahkan terjemahan Anda sendiri untuk membuatnya lebih akurat,” kata seorang pecinta kucing.
“Tetapi jika Anda sudah tahu apa yang kucing Anda katakan untuk melakukan itu, lalu mengapa menggunakan aplikasi ini sama sekali?”
Meski demikian, aplikasi MeowTalk menjadi viral di Jepang dengan total 17 juta unduhan. Pecinta kucing jelas tertarik menggunakan teknologi untuk berkomunikasi dengan hewan peliharaan mereka.
Selain MeowTalk, aplikasi serupa seperti Human-to-Cat Translator juga mengantongi jumlah unduhan yang besar yakni mencapai jutaan di App Store.