Hamdani menambahkan, DKPP juga melaksanakan pendampingan untuk melatih dan meningkatkan skill para petani agar mereka tidak jenuh dalam mengolah sawahnya.
Mereka didampingi untuk mengolah lahan dengan baik dan meningkatkan produksi padinya.
"Bagaimana agar varietas IP400 ini bisa membuat perputaran mereka untuk mengolah dan menghasilkan panen jadi lebih cepat," jelasnya.
Sebab ia mengaku, hasil dari IP400 saat ini jauh lebih bagus dan baik daripada sebelumnya. Meski memang para petani masih terkendala dalam beberapa hal, seperti cuaca, hama, dan alat pertanian. Terkait cuaca dan hama perlu diantisipasi secara berkala oleh petani.
"Hama juga ada yang datang dari burung, ada yang dari unsur hara. Tanah yang biasanya masa tanam dua kali setahun, sekarang jadi empat kali setahun. Ini terkait dengan pupuk dan hama tanahnya," ungkapnya.
Kendala lain juga datang dari suplai air untuk persawahan dan solar untuk traktornya.
"Semoga ke depannya perhatian dari pemerintah untuk para petani di daerah perkotaan semakin meningkat. Terutama dengan persoalan suplai air persawahan dan solar untuk traktornya yang masih sulit diakses," imbuhnya.