Ditemui Legislator PKS, Mahasiswa Minta Puan Maharani Keluar Temui Massa Aksi HTN 2022

Rizki Nurmansyah, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 27 September 2022 | 17:23 WIB
Ditemui Legislator PKS, Mahasiswa Minta Puan Maharani Keluar Temui Massa Aksi HTN 2022
Anggota DPR Komisi IV Fraksi PKS Slamet saat menemui massa aksi HTN di depan Gedung DPR, Selasa (27/9/2022). [Suara.com/Arga]

Suara.com - Anggota DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Slamet menemui massa aksi dari petani, buruh, hingga mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Selasa (27/9/2022). Dalam orasinya di atas mobil komando, Slamet berjanji akan menyampaikan tuntutan massa di Hari Tani Nasional (HTN) 2022.

Mendengar hal itu, massa mahasiswa yang berada di lokasi meminta agar anggota DPR tidak sekedar menyampaikan aspirasi mereka. Sebab, anggota DPR mempunyai keputusan untuk menentukan sesuatu.

"Jadi kami mohon kepada bapak sekalian agar tidak sekedar disampaikan, karena bapak di sini memiliki keputusan dan kekuasaan lebih dari kami Pak," kata salah mahasiswa melalui pengeras suara.

Sementara itu, massa mahasiswa lainnya meminta agar Ketua DPR RI Puan Maharani untuk keluar menemui massa. Massa juga menyentil Puan dengan menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun".

"Mau ketemu bu Puan tidak teman-teman?" teriak sang orator.

"Mau," sambut massa aksi.

"Kalau memang bapak-bapak di atas sini adalah perwakilan DPR yang baik, bukan hanya perwakilan partai, kami menagih mampukah Bapak membawa kami bertemu Bu Puan. Bisa tidak Pak ketemu dengan Bu Puan?" ucap sang orator.

Sebelumnya, Slamet menyatakan, jika tidak ada petani, kehidupan akan sulit dibayangkan. Sebab, tidak akan ada stok pangan untuk mencukupi kehidupan.

"Kalau petani gak ada, saya membayangkan kehidupan akan berhenti karena tidak ada stok pangan untuk mencukupi kebutuhan," kata Slamet di lokasi.

baca juga

Karena itu, Slamet akan menyampaikan salah satu tuntutan massa aksi dalam rapat paripurna. Dia berpendapat, pemerintah wajib hadir untuk memastikan kesejahteraan petani.

"Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya sampaikan kepada pemerintah maka wajib hadir untuk menjaga dan memastikan hadirnya kesejahteraan petani kita," beber dia.

Slamet menambahkan, seharusnya pemerintah tidak hanya berorientasi kepada produksi saja, melainkan meyakinkan bahwa kesejahteraan petani terjamin.

"Karena itu salah satunya evalusasi seluruh regulasi yang berpihak kepasa impor untuk kemudian menyengsarakan petani. Oleh karena itu saya mendukung dan akan saya siap menerima sekaligus meneruskan aspirasi dari seluruh mahasiswa."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lempar Kaos dengan Muka Ditekuk, Puan Maharani Sempat Ngomel ke Pengawal

Lempar Kaos dengan Muka Ditekuk, Puan Maharani Sempat Ngomel ke Pengawal

Fresh | Selasa, 27 September 2022 | 17:20 WIB

200 Utusan Pendemo Masuk Gedung MPR, Legislator PKS Orasi di Atas Mobil Komando: Pemerintah Wajib Sejahterakan Petani!

200 Utusan Pendemo Masuk Gedung MPR, Legislator PKS Orasi di Atas Mobil Komando: Pemerintah Wajib Sejahterakan Petani!

News | Selasa, 27 September 2022 | 16:54 WIB

Minta Koalisi Bersama NasDem dan PKS Bisa Secepatnya Dideklarasikan, Politikus Demokrat: Rakyat Menunggu

Minta Koalisi Bersama NasDem dan PKS Bisa Secepatnya Dideklarasikan, Politikus Demokrat: Rakyat Menunggu

News | Selasa, 27 September 2022 | 16:52 WIB

Rajin Ketemu Parpol, Safari Politik Puan Maharani Malah Bikin Mimpi Cak Imin Jadi Cawapres Sirna?

Rajin Ketemu Parpol, Safari Politik Puan Maharani Malah Bikin Mimpi Cak Imin Jadi Cawapres Sirna?

News | Selasa, 27 September 2022 | 16:45 WIB

Bagi-bagi Kaos, Wajah Masam Puan Maharani Malah Jadi Gunjingan Warganet

Bagi-bagi Kaos, Wajah Masam Puan Maharani Malah Jadi Gunjingan Warganet

Entertainment | Selasa, 27 September 2022 | 16:06 WIB

Peringati Hari Tani Nasional, Massa Gabungan Geruduk Gedung DPR

Peringati Hari Tani Nasional, Massa Gabungan Geruduk Gedung DPR

Foto | Selasa, 27 September 2022 | 16:08 WIB

Terkini

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB