Kenal Lebih Dekat Penyakit Ginjal, Simak Penjelasan Ilmiahnya

Tantrum

Senin, 17 Oktober 2022 | 09:55 WIB
Kenal Lebih Dekat Penyakit Ginjal, Simak Penjelasan Ilmiahnya
Ilustrasi penyakit ginjal (freepik.com/brgfx)

- Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit ginjal

- Mengalami infeksi saluran kemih atau infeksi ginjal yang berulang

- Menderita obesitas

- Memiliki pola makan yang tinggi garam atau gula

- Memiliki kebiasaan jarang minum air putih sehingga meningkatkan risiko kekurangan cairan

- Berusia lanjut

- Memiliki daya tahan tubuh yang lemah atau menderita penyakit autoimun

- Memiliki kelainan bentuk ginjal

Ginjal merupakan sepasang organ yang memiliki beragam fungsi. Beberapa di antaranya adalah untuk menyaring dan membuang racun dalam darah, mengatur keseimbangan cairan, elektrolit, dan asam basa di dalam tubuh, serta membantu metabolisme vitamin D.

baca juga

Ketika ginjal mengalami gangguan, maka fungsi-fungsi di atas juga akan terganggu. Tanda dan gejala yang umumnya muncul akibat gangguan pada ginjal antara lain:

- Jumlah urine yang keluar saat buang air kecil berkurang

- Perubahan warna pada urine, termasuk urine keruh atau bercampur darah

- Pembengkakan pada tungkai

- Nyeri di punggung bagian bawah yang menjalar ke perut bawah atau selangkangan

- Nyeri saat buang air kecil

- Kram atau kedutan di otot

- Mual, muntah, dan hilang nafsu makan

- Mudah lelah

- Sesak napas

- Kulit terasa gatal tanpa sebab

- Tekanan darah meningkat

- Anemia

Gejala-gejala penyakit ginjal di atas bisa muncul secara tiba-tiba atau secara bertahap, sesuai dengan jenis penyakit ginjal yang diderita.

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami keluhan di atas. Pemeriksaan sejak dini diperlukan agar penyebabnya diketahui dan ditangani. Penanganan lebih awal dapat mencegah komplikasi akibat penyakit ginjal.

Pemeriksaan juga dianjurkan jika Anda menderita kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan ginjal. Hal ini penting dilakukan untuk mengontrol kondisi Anda dan mencegah terjadinya penyakit ginjal.

Dokter akan melakukan tanya jawab seputar gejala dan riwayat kesehatan pasien, serta riwayat penyakit dalam keluarga pasien.

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan menekan dan mengetuk area pinggang pasien, melihat tanda-tanda pembengkakan di tungkai, atau mendeteksi tanda infeksi.

Selanjutnya, untuk memastikan diagnosis, dokter dapat melakukan pemeriksaan penunjang yang meliputi:

- Tes darah, untuk mengetahui fungsi ginjal melalui pemeriksaan kadar ureum kreatinin, melihat kadar elektrolit, dan jumlah sel-sel darah

- USG ginjal, untuk melihat struktur dan kondisi ginjal, serta mendeteksi adanya pembengkakan, kista, atau tumor

- Tes urine, untuk mengetahui ada tidaknya albumin atau protein, bakteri, dan darah di dalam urine

- Biopsi ginjal, untuk mengetahui ada tidaknya kerusakan atau perubahan sel dan jaringan ginjal

Pengobatan penyakit ginjal bertujuan untuk meredakan gejala, mengatasi penyebab, memperlambat perkembangan penyakit, dan mencegah terjadinya komplikasi.

Dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan penyebab penyakit ginjal itu sendiri. Beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah:

Obat-obatan

Beberapa pilihan obat yang dapat diberikan oleh dokter adalah:

- Obat pengontrol darah tinggi, seperti ACE inhibitor dan angiostensin II receptor blockers (ARB), untuk menurunkan tekanan darah, menjaga fungsi ginjal, dan memperlambat kerusakan ginjal

- Obat untuk mengontrol kadar kalium di dalam darah, guna mencegah komplikasi seperti jantung berdebar dan otot lemas

- Antibiotik oral atau suntikan, untuk mengatasi infeksi bakteri pada ginjal

- Obat diuretik, untuk menyeimbangkan kadar cairan tubuh dan mengurangi pembengkakan di tungkai

- Obat pereda nyeri, seperti paracetamol, untuk meringankan nyeri hebat di area punggung dan perut

- Obat penghambat alfa, untuk mengatasi penyakit ginjal akibat batu ginjal

Perubahan pola hidup

Selain mengonsumsi obat-obatan, pasien juga diminta untuk menjalani pola hidup sehat guna meringankan kinerja ginjal. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah:

- Mengurangi asupan makanan tinggi garam, gula, dan kolesterol

- Menjalani kontrol rutin untuk penyakit yang diderita, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit autoimun

- Memperbanyak minum air putih

- Membatasi konsumsi minuman beralkohol dan berhenti merokok

- Memperbanyak konsumsi buah, sayur, dan biji-bijian

- Berolahraga secara rutin

Penghancuran batu ginjal

Jika pasien menderita batu ginjal dengan ukuran yang cukup besar, dokter akan melakukan prosedur extracorporeal shock wave lithotripsy, atau dengan teknik ureteroscopic lithotripsy. Kedua prosedur tersebut bertujuan untuk menghancurkan batu ginjal.

Prosedur cuci darah

Pada pasien yang ginjalnya sudah tidak bisa berfungsi dengan normal, dokter akan menyarankan tindakan cuci darah (dialisis).

Cuci darah merupakan prosedur medis untuk menggantikan fungsi ginjal dalam menyaring darah, serta membuang limbah dan racun dari dalam tubuh. Cuci darah bisa berlangsung selama 3–5 jam dan dapat dilakukan sekitar 3 kali per minggu.

Operasi

Operasi umumnya dipilih bila metode lain tidak efektif. Berikut ini adalah sejumlah operasi yang dapat dilakukan dalam menangani penyakit ginjal:

- Operasi pengangkatan kista dari ginjal, pada pasien penyakit ginjal polikistik dengan kista yang berukuran besar dan menimbulkan nyeri hebat

- Operasi pengangkatan batu ginjal, pada pasien yang menderita batu ginjal dengan ukuran yang cukup besar

- Transplantasi ginjal, yaitu operasi penggantian ginjal pasien dengan ginjal sehat dan cocok dari pendonor

Komplikasi Penyakit Ginjal

Jika tidak segera ditangani, penyakit ginjal dapat menimbulkan beragam komplikasi, seperti:

- Hipertensi

- Edema paru

- Hiperkalemia

- Penyakit jantung

- Kerusakan saraf

- Sepsis

- Kerusakan ginjal permanen

Pencegahan Penyakit Ginjal

Cara terbaik untuk mencegah penyakit ginjal adalah dengan menjaga kesehatan ginjal. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah:

- Memperbanyak minum air putih

- Menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi seimbang

- Menjalani kontrol kesehatan berkala, terlebih jika memiliki penyakit diabetes, hipertensi, atau penyakit autoimun

- Menghentikan kebiasaan merokok

- Membatasi konsumsi minuman beralkohol

- Menjaga berat badan ideal, salah satunya dengan rutin berolahraga

- Menghindari konsumsi obat tanpa saran dokter

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada Selama WFH Terkena Gangguan Otot, Kenali Gangguannya yang Sering Dialami Pekerja

Waspada Selama WFH Terkena Gangguan Otot, Kenali Gangguannya yang Sering Dialami Pekerja

Tantrum | Senin, 17 Oktober 2022 | 08:42 WIB

Alami Kerugian saat Berjualan? Panjatkan Doa Ini agar Dilapangkan

Alami Kerugian saat Berjualan? Panjatkan Doa Ini agar Dilapangkan

Tantrum | Senin, 17 Oktober 2022 | 05:02 WIB

5 Cara Menyimpan Cabai agar Awet dan Tidak Cepat Busuk

5 Cara Menyimpan Cabai agar Awet dan Tidak Cepat Busuk

Tantrum | Minggu, 16 Oktober 2022 | 12:05 WIB

Terkini

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:35 WIB

5 Lip Tint yang Dibuktikan Pembeli Warnanya Tahan hingga 24 Jam, Makan Bakso Tetap Stay!

5 Lip Tint yang Dibuktikan Pembeli Warnanya Tahan hingga 24 Jam, Makan Bakso Tetap Stay!

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:35 WIB

IHSG Ambruk, Sucor Sekuritas Ajak Investor Borong Saham Berkualitas Saat Diskon

IHSG Ambruk, Sucor Sekuritas Ajak Investor Borong Saham Berkualitas Saat Diskon

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:26 WIB

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Ramalan Zodiak 2 Juli 2026, Ada 5 Bintang Keberuntungan

Ramalan Zodiak 2 Juli 2026, Ada 5 Bintang Keberuntungan

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kritik Rooney Usai Inggris Susah Payah Tekuk Kongo: Gelandang dan Bek Tak Meyakinkan

Kritik Rooney Usai Inggris Susah Payah Tekuk Kongo: Gelandang dan Bek Tak Meyakinkan

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:23 WIB

Inggris Tantang Meksiko di 16 Besar, Tuchel: Mustahil Adaptasi Oksigen Tipis Stadion Azteca

Inggris Tantang Meksiko di 16 Besar, Tuchel: Mustahil Adaptasi Oksigen Tipis Stadion Azteca

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:15 WIB

Rekor Gila Harry Kane: Sah Lampaui Koleksi Gol Pele di Piala Dunia!

Rekor Gila Harry Kane: Sah Lampaui Koleksi Gol Pele di Piala Dunia!

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:06 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Epik Belgia Hancurkan Mimpi Senegal Lewat Gol Penalti Menit 120+5!

Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Epik Belgia Hancurkan Mimpi Senegal Lewat Gol Penalti Menit 120+5!

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 05:58 WIB

×