Wapres Dukung Pengembangan Jagung oleh Petani Milenial

Tantrum

Selasa, 29 November 2022 | 16:07 WIB
Wapres Dukung Pengembangan Jagung oleh Petani Milenial
Wapres KH. Ma’ruf Amin dalam Hari Santri Nasional 2022 di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Sabtu (22/10/2022). (Dok: Baznas)

TANTRUM - Krisis pangan yang diprediksi terjadi pada 2023 menjadi tantangan bagi masyarakat. Untuk itu, pemerintah terus mendorong kemandirian pangan melalui berbagai upaya dengan pemanfaatan lahan, salah satunya bahan makanan jagung.

"Kita mendorong kemandirian pangan, kita sudah mulai dari sekarang. Jangan ada lahan yang tidur dan jangan ada tenaga yang nganggur," tegas Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma'ruf Amin ketika singgah di kedai Meja Kopi yang terletak di Ruko Pasifik Permai Dok II Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (29/11/2022).

"Kami mendukung sekali upaya penanaman jagung, supaya dari hulu ke hilir," tambah Wapres.

Wapres mengakui, Indonesia masih memiliki produksi hasil jagung yang kurang memadai sehingga perlu dilakukan upaya pengembangan jagung sebagai bahan makanan.

"Indonesia masih kekurangan jagung sehingga perlu pengembangan jagung," pesannya.

Lebih lanjut, Wapres mengharapkan generasi muda Papua dapat menjadi pelopor yang memiliki gerakan dan inisiatif tinggi dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan di Indonesia.

"Oleh karena itu, maka generasi Papua Muda Inspiratif ini harus menjadi pelopor dalam rangka mewujudkan itu semua," harap Wapres.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga berpesan kepada generasi muda Papua untuk memberikan kontribusi kemajuan Papua, baik di wilayah masing-masing maupun di luar daerah.

"Anak muda Papua itu mengambil peran bukan saja di daerah sini, bukan saja di sekitar Sentani, tapi juga di beberapa daerah lain yang mungkin bisa difasilitasi," imbaunya.

baca juga

Sementara itu, pemilik kedai Meja Kopi Lita Numberi, yang juga merupakan anggota komunitas Papua Muda Inspiratif, menyampaikan telah dibuat penanaman ladang jagung seluas 80 hektar oleh para petani milenial untuk membantu pemberdayaan masyarakat.

"Petani milenial membuat lahan jagung 80 hektar sudah panen, kami mohon dukungan Bapak di sana karena kami memberdayakan masyarakat di sana," jelas Lita.

Lita melanjutkan bahwa inisiatif Papua Muda Inspiratif yang bekerjasama dengan para petani milenial tersebut bertujuan untuk membuat lahan jagung sebagai pakan ternak yang dapat dimanfaatkan masyarakat Papua.

"Lahan kosong inisiatif kami untuk membuat lahan jagung sebagai lahan pakan ternak," tutupnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembangunan di Papua Melaui Pendekatan Kultural

Pembangunan di Papua Melaui Pendekatan Kultural

Tantrum | Selasa, 29 November 2022 | 16:03 WIB

3.000 Petugas Amankan Kunjungan Kerja Wakil Presiden Maruf Amin di Jayapura

3.000 Petugas Amankan Kunjungan Kerja Wakil Presiden Maruf Amin di Jayapura

Sulsel | Senin, 28 November 2022 | 06:10 WIB

Beli Nasi Jagung Cuma Sesendok, Warganet Tak Habis Pikir: Ngeribetin yang Jual

Beli Nasi Jagung Cuma Sesendok, Warganet Tak Habis Pikir: Ngeribetin yang Jual

Lifestyle | Sabtu, 26 November 2022 | 14:25 WIB

Terkini

Pengaruh Stres Kurang Tidur terhadap Flek Hitam di Wajah, Benarkah Bisa Memicu?

Pengaruh Stres Kurang Tidur terhadap Flek Hitam di Wajah, Benarkah Bisa Memicu?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Bukan Cuma Soal Kuota Hangus, Putusan MK Dorong Operator Benahi Teknologi Layanan

Bukan Cuma Soal Kuota Hangus, Putusan MK Dorong Operator Benahi Teknologi Layanan

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Geledah Rumah Pemeriksa Pajak, KPK Temukan Emas 1,3 Kg dan Duit Rp100 Juta

Geledah Rumah Pemeriksa Pajak, KPK Temukan Emas 1,3 Kg dan Duit Rp100 Juta

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:24 WIB

The Last House: Premis Menjanjikan yang Gagal Dieksekusi secara Maksimal

The Last House: Premis Menjanjikan yang Gagal Dieksekusi secara Maksimal

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:19 WIB

Tolak UU Ciptaker, Solidaritas Perempuan Demo di MK

Tolak UU Ciptaker, Solidaritas Perempuan Demo di MK

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:19 WIB

Status Ojek Online Segera Diubah Jadi UMKM, Apa Keuntungannya buat Driver?

Status Ojek Online Segera Diubah Jadi UMKM, Apa Keuntungannya buat Driver?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:18 WIB

India Mundur, Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

India Mundur, Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:18 WIB

Baru Turun dari Kapal, PMI Ditangkap Bawa 8 Kg Sabu

Baru Turun dari Kapal, PMI Ditangkap Bawa 8 Kg Sabu

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17 WIB

From Zero to Hero, Kisah Kang Edai Bawa Budaya Osing Mendunia

From Zero to Hero, Kisah Kang Edai Bawa Budaya Osing Mendunia

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Heboh Penampakan Harimau di Pasir Putih Kampar, Ini Kata BBKSDA Riau

Heboh Penampakan Harimau di Pasir Putih Kampar, Ini Kata BBKSDA Riau

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:13 WIB

×