Yakin Bukan Karena Sianida, Dokter Djaja Surya Atmadja Akui Jasad Mirna Berbeda: Wajahnya Biru

Tantrum Suara.Com
Minggu, 08 Oktober 2023 | 12:32 WIB
Yakin Bukan Karena Sianida, Dokter Djaja Surya Atmadja Akui Jasad Mirna Berbeda: Wajahnya Biru
Wayan Mirna Salihin (Instagram/@made_s88)

Sosok dokter Djaja Surya Atmadja kekinian menjadi sorotan publik. Dia adalah dokter yang bersaksi di perisdangan kasus kopi Sianida yang yakin berdasarkan keilmuannya, jika Mirna Salihin meninggal bukan karena sianida.

Sebagai dokter DNA pertama di Indonesia, Dokter Djaja Surya Atmadja mengetahui apa karakterisstik jika seseorang diracun sianida.

Karena menurut dia, Sianida punya dua karekter khas jika masuk ke tubuh manusia.

Di Podcast bersama dokter Richard, dokter Djaja yang menghabiskan 19 tahun dengan lima gelar keilmuan spesifik forensik (otopsi) mengungkapkan jika menemukan jasad Mirna setelah 2 tahun meninggal.

Dia saat itu menjadi dokter RS Dharmais, Slipi.

Djaja mengungkapkan Mirna masih hidup saat di klinik Olivia, lalu saat dibawa ke RS Abdi Waluyo masuk UGD, dan muntah-muntah lalu meninggal dunia.

Saat itu, jasad Mirna juga ingin dikremasi karena baru akan dimakamkan tiga hari kemudian. Saat itulah dokter Djaja menemukan jasad Mirna di RS Dharmais, Slipi.

"Di rumah duka Dharmais, saya dokter satu-satunya melakukan pengawetan. Aturannya memang diawetkan, 2 jam saya ketemu karena mau formalin. Saya sebagai dokter, saya tanya dahulu," ujar Djaja.

Karena itu kasus tidak wajar, Dokter pun menyarankan otopsi. "Karena tidak mau otopsi, saya tidak mau formalin, aturannya memang itu. Jika dipaksa formalin, bisa mengubah (mengubah kondisi mayat)," sambung dia.

Baca Juga: Ayah Mirna Ketipu Netflix: Sudah Diadu Domba, Dihujat, Nggak Dibayar Pula!

Dia pun meski belum ada kepastian formalin, dokter Djaja sempat melihat kondisi jasad Mirna.

Polisi akhirnya memutuskan menyuruh untuk diformalin.

"Polisi bilang, nanti kami persuasif, mudah-mudahan bisa otopsi. Taunya mau diotopsi," sambung ia.

Djaja menjelaskan jika pun ada sianida yang masuk ke lambung, maka akan menemukan di organ lainnya seperti hati dan urine.

"Jika pun masuk ke lambung (sianida masuk lambung), jika isinya air semua, 190 gram permiliter, maka bisa ketemu di urine juga," kata Djaja.

Dia pun memastikan jika sianida masuk ke tubuh, maka harusnya ditemukan di lambung, hati, dan muntahan "0,2 itu kecil banget. Bisa juga karena pembusukan, karena sianida juga bisa muncul dari pembusukan," sambung ia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI