Rebecca Klopper menuai komentar kurang menyenangkan setelah skandal video syur mirip dirinya terkuak ke publik. Terlebih sekarang beredar lagi video syur mirip Rebecca Klopper dengan durasi yang berbeda.
Saat membuka sesi tanya jawab di Instagram Story belum lama ini, Rebecca Klopper mendapat komentar pedas dari salah satu netizen. Di mana netizen itu seolah menuding Rebecca Klopper tak tahu malu.
"Aku kalau jadi kakak malu loh aku ke publik kak," kata netizen menyindir Rebecca Klopper, seperti dikutip dari akun Instagram gosipnyinyir2 pada Minggu (22/10/2023).
Rebecca Klopper pun tak tinggal diam melihat sindiran tersebut. Bintang film Virgo an The Sparklings itu menjawab sindiran netizen dengan percaya diri.
Rebecca Klopper sama sekali tidak merasa kecil hati dan malu untuk muncul ke publik setelah skandal video syur mirip dirinya beredar. Dia pun bersyukur atas hal itu.
"Untung kamu bukan aku. Terlebih, Alhamdulillah untuk aku bukan kamu (emoji menangis) wkwkwk," tulis Rebecca Klopper membalas sindiran netizen.
Sayangnya, jawaban percaya diri dari Rebecca Klopper ini menuai komentar pedas dari netizen lain. Mereka menilai Rebecca Klopper bisa lebih bijak dalam bertindak dan menjawab usai skandal yang menimpanya.
"PD-nya makin over. Karena orang-orang pada ngedukung dia," tulis netizen. "Kalau aku sih jadi dia malu, itu kalo aku," sahut yang lain. "Bec, mending lo diem gak usah ngomong apa-apa dulu. Mau netizen ngomong apa, biarin aja sih. Itu sanksi sosial buat lo, harusnya lo bersyukur gak kena sanksi hukum," celetuk netizen.
"Minimal malu Becca, bukan kayak gitu jawabnya. Awal simpatik karena ngerasa dia korban, apalagi video bertama kayak lagi kobam (mabok) tapi makin ke sini buat dirinya sebagai korban yang suci tuh kayak? Bec? Hiatus dulu gak sih," ujar netizen lain. "Minimal malu lah," sahut lainnya.
Baca Juga: Viral di Tiktok, Berikut 3 Manfaat Mengonsumsi Cumi-Cumi bagi Kesehatan
Sementara itu, Rebecca Klopper terus memburu pihak yang diduga menyebarkan video syur mirip dirinya. Tim kuasa hukum Rebecca Klopper diketahui sudah melaporkan sebanyak delapan akun media sosial penyebar video tersebut ke Polda Metro Jaya pada 7 Oktober dan ke Bareskrim Mabes Polri pada 8 Oktober 2023.
"Di Polda sekarang masih ada tiga akun dan itu akan melakukan perkembangan juga terhadap akun-akun yang masih terus menyebarkan dan di Bareskrim ada lima akun," kata Raudhah Mariyah selaku kuasa hukum Rebecca Klopper dalam jumpa pers di kawasan Petogongan, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2023).