Resmi menjadi cawapres bagi Prabowo, nama Gibran Rakabuming masih santer menjadi sorotan. Berbagai hal yang berkaitan dengan dirinya akan ramai diperbincangkan.
Selain dikenal sebagai putra dari presiden Jokowi, Gibran Rakabuming juga berhasil menorehkan prestasinya sendiri dengan menjabat walikota Solo selama beberapa tahun.
Bak politikus yang lainnya, Gibran tentu saja tidak selalu mendapatkan respon yang positif dari publik. Terkadang ada yang memberikan komentar negatif bahkan persepsi yang tidak benar mengenai dirinya.
Namun, hal-hal seperti itu yang biasanya ditanggapi oleh para politikus jutsru diabaikan oleh Gibran. Ia mengaku tidak peduli dengan pandangan seperti itu, saat berbincang dengan Putri Tanjung beberapa waktu lalu.
"(Aku) nggak peduli," kata Gibra Rakabuming, dilansir dari YouTube CXO Media pada Selasa (31/10/2023).
Meski dirinya mengaku tidak peduli, ia tetap aware atas survei yang pernah dibuat mengenai dirinya. Konon, ia menyadari bahwa dirinya memiliki tingkat popularitas yang tinggi, namun juga dengan kategori "orang yang tidak disukai".
Survei itu diceritakan muncul saat ia sedang mencoba untuk mencalonkan diri sebagai walikota di Solo.
"Ada survei, popularitas di atas 90 persen, tapi ketidaksukaan pada saya itu tinggi sekali," kata Gibran Rakabuming.
Lebih lanjut, Gibran juga mengenali apa saja faktor atau hal-hal yang membuat dirinya tidak disukai. Walaupun berpengaruh besar pada pencalonannya, ia bersikeras untuk tidak mengubah hal-hal yang tidak disukai darinya tersebut.
Baca Juga: Punya Bekingan Kuat, Adab Gibran Rakabuming Saat Ketemu Habib Luthfi Jadi Sorotan
"Saya udah bilang ke tim saya, 'saya nggak akan mengubah ini, orang nggak suka yaudah biarin nggak suka'," tegasnya kemudian.