Susi Pudjiastuti: Keserakahan Sebabkan Lingkungan Rusak dan Perubahan Iklim

Tantrum

Minggu, 12 November 2023 | 16:17 WIB
Susi Pudjiastuti: Keserakahan Sebabkan Lingkungan Rusak dan Perubahan Iklim
Mantan Menteri Susi Pudjiastuti (Dok SIEJ)

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti ikut bereaksi atas kondisi perubahan iklim yang terjadi belakangan ini. 

Dikatakan Susi, suhu udara, kemarau berkepanjangan yang kian naik sehingga curah hujan yang tidak beraturan di Indonesia belakangan memperlihatkan permasalahan yang disebabkan keserakahan dan ketamakan manusia. 

Susi menyampaikan hal ini saat menjadi keynote speaker forum bertajuk "Narasi Media dan Peran Perempuan dalam Konservasi Laut dan Pesisir" pada Green Press Community (GPC) yang diselenggarakan Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (The Society of Indonesian Environmental Journalists/SIEJ) di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Kamis (9/11/2023).

"Suhu panas ini juga erat kaitannya dengan perubahan iklim. Seperti panas terlalu tinggi dan hujan semakin tak beraturan. Lalu angin juga tak beraturan," kata Susi.

Susi yang berbicara lewat aplikasi Zoom mencontohkan tempat tinggal di Pangandaran, Jawa Barat makin dirasa makin panas.

"Dulu kalau musim kemarau suhunya 19 sampai 20 derajat. Sekarang bisa sampai 27 derajat. Cuaca makin panas," kata Susi.

Ia mengamini jika salah satu penyebabnya adalah ulah manusia.

"Penyebabnya kita yang melakukan kerusakan. Baik disengaja atau tidak. Tapi terbanyak karena ketamakan dan keserakahan," jelas Susi dengan nada bicara agak meninggi.

Susi juga menyoroti dampak kerusakan lingkungan di laut hingga lahan pesisir salah satu penyebabnya ialah lahan tambak baru hingga berdampak pada berkurangnya kawasan mangrove dan bakau.

baca juga

Padahal, hutan bakau dan mangrove berperan penting mencegah kenaikan air laut ke darat.

Ia juga mencontohkan banyak nelayan tak bisa melaut ke tengah dan mengambil ikan di pinggir pantai. 

"Seperti di Natuna yang dulu banyak gurita di pinggir pantai, namun sekarang tak bisa karena sudah banyak diambil kapal pencuri ikan di tengah laut," sebut dia.

Susi mengingatkan, untuk membereskan persoalan ini perlu ada kesadaran bersama.

"Pencegahan ini mesti ada kesamaan paham antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan , Kementerian Kelautan Perikanan dan industri," jelas Susi.

Lalu ada gerakan sederhana untuk menanam pohon per orang.

"Penduduk kita ada 270 juta. Minimal 30 juta aja yang menanam, saya yakin terhindar [Indonesia] dari kekeringan, dan [perlu juga] kesadaran dalam menyiram air ke tanaman," pesan Susi.

Lalu, kebijakan negara yang pro terhadap kelestarian lingkungan dan kelompok industri yang berkesadaran juga perlu ditumbuhkan.

"Industri penting untuk income tapi kita pikirkan juga soal kerusakan alam akibat industri itu. Harus ada keseimbangan," jelas Susi.

Ia meyakini media dan para jurnalis punya peran besar untuk menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya di kawasan pesisir.

"Jurnalisme adalah salah satu media paling efektif memberikan edukasi ke masyarakat. Kita mesti membuat platform yang diterima masyarakat, khususnya masyarakat pesisir," pesan Susi yang selama jadi menteri kerap 'menenggelamkan' kapal ilegal ini.

Green Press Community merupakan ajang perdana yang diorganisasi oleh Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (The Society of Indonesian Environmental Journalists/SIEJ) guna menghimpun ide dan memantik gerakan bersama untuk melestarikan lingkungan hidup di Indonesia.

Berlangsung sejak Rabu (8/11), GPC menghadirkan berbagai learning session, talk show, dan konferensi yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk pers, organisasi non-pemerintah, dan mahasiswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SIEJ Dorong Kolaborasi Masyarakat untuk Mengatasi Sampah Demi Keberlanjutan Keanekaragaman Hayati

SIEJ Dorong Kolaborasi Masyarakat untuk Mengatasi Sampah Demi Keberlanjutan Keanekaragaman Hayati

Tantrum | Senin, 22 Mei 2023 | 17:39 WIB

Susi Ajak Fenomena Sampah Berakhir di Laut Diakhiri

Susi Ajak Fenomena Sampah Berakhir di Laut Diakhiri

Tantrum | Sabtu, 30 Juli 2022 | 11:04 WIB

Terkini

Bukan Begal! Viral Video Penangkapan di Bandar Lampung Ternyata Kasus Kotak Amal

Bukan Begal! Viral Video Penangkapan di Bandar Lampung Ternyata Kasus Kotak Amal

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif

Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:05 WIB

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:04 WIB

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×