Upah Tidak Layak, Buruh Pertamina Terminal Tasikmalaya Mogok Kerja, Siapkan Skenario Lebih Besar

tasikmalaya

Selasa, 06 September 2022 | 16:54 WIB
Upah Tidak Layak, Buruh Pertamina Terminal Tasikmalaya Mogok Kerja, Siapkan Skenario Lebih Besar
Ilsutrasi SPBU tutup. Burun angkut dari Pertamina Terminal Tasikmalaya molok kerja. Mereka menyuarakan upah layak.

SuaraTasikmalaya.id – Merasa mendapat upah tidak layak dalam rentan waktu lama, buruh Pertamina Terminal Tasikmalaya melakukan mogok kerja.
 
Sebelum melakukan aksi besar, mereka mengaku sudah berusaha melalui prosedur perusahaan, akan tetapi tetap tidak digubris.
 
Akhirnya, ratusan buruh dan sopir mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) PT Pertamina Patra Niaga Terminal Tasikmalaya, Jawa Barat, memutuskan mogok kerja.
 
Mereka juga melakukan penghadangan pada truk tangki BBM di depan kantornya, Senin (5/9/2022). 
 
Aksi mogok kerja ini akan dilakukan selama tiga hari, dan selama itu mereka tidak akan bekerja.
 
Mereka rela tidak kerja demi menuntut kenaikan upah minimum kerja (UMK) di mana saat ini sudah terjadi kenaikan harga BBM. 
 
Saat unjuk rasa, mereka juga mengajak rekannya yang lain ikut berjuang menyuarakan nasib mereka.
 
Massa aksi satu suara akan tetapi berjua demi meningkatkan upah layak dari Pertamina. 
 
"Kami sudah beberapa kali melakukan aksi ini ke Kantor Wali Kota Tasikmalaya, DPRD Kota Tasikmalaya berkaitan upah minimum kerja,” katanya. 
 
“Tapi, hingga saat ini kami yang telah bekerja di lingkungan PT Pertamina Patra Niaga Terminal Tasikmalaya, belum mendapatkan kejelasan sampai naik BBM sekarang," jelas Ketua Serikat Buruh Migas Tasikmalaya, Gandung Cahyono kepada wartawan, Selasa (6/9/2022). 
 
Dalam menyuarakan aspirasinya, Gandung mengatakan mogok kerja tiga hari ini melibatkan pekerja mobil tangki, tenaga kerja jasa penumpang (TKJP), layanan terpadu satu atap (LTSA), jalur pipa dan Patra Jasa. 
 
Massa aksi hanya meminta perhatian dan peningkatan kesejahteraan, karena selama ini tak pernah mendapatkan upah layak. 
 
"Tambah lagi sekarang harganya (sembako) pada naik untuk kebutuhan karena naik BBM. Miris, kami kerja di Pertamina, tapi gajinya begini tak layak," tambah dia. 
 
Selama melakukan perundingan, Gadung mengaku tidak pernah ada jalan keluar tentang upah layak.
 
"Tidak ada penyelesaian yang dilakukan perusahaan alih daya PT Garda Utama Nasional terhadap pekerja awak mobil tangki di Pertamina Terminal Tasikmalaya," kata dia. 
 
Dia menilai, adanya momen kenaikan BBM ini jadi jalan untuk terus berjuang demi mendapat upah layak.
 
Mereka mengancam, jika tuntutan tidak dipenuhi, akan ada aksi mogok massal secara Nasional.
 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demo Buruh Tolak Harga BBM Naik Akan Terpusat Di DPR RI

Demo Buruh Tolak Harga BBM Naik Akan Terpusat Di DPR RI

Serang | Minggu, 04 September 2022 | 19:08 WIB

Puluhan Ribu Buruh Mogok Kerja dan Kibarkan Bendera Putih 5 Agustus 2021

Puluhan Ribu Buruh Mogok Kerja dan Kibarkan Bendera Putih 5 Agustus 2021

Banten | Selasa, 27 Juli 2021 | 15:55 WIB

Waduh! Pabrik Pakaian Dalam di Klaten Digeruduk Ratusan Karyawan

Waduh! Pabrik Pakaian Dalam di Klaten Digeruduk Ratusan Karyawan

Surakarta | Selasa, 29 Desember 2020 | 18:49 WIB

Tak Cuma di Indonesia, Buruh Mogok Kerja Juga Melanda Afrika Selatan

Tak Cuma di Indonesia, Buruh Mogok Kerja Juga Melanda Afrika Selatan

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 06:19 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×