SuaraTasikmalaya.id - Situ Wangi yang ada di Kecamatan Kawali adalah salah satu danau indah yang ada di Kabupaten Ciamis.
Namun di balik keindahannya ternyata tempat ini memiliki mitos yang sangat melekat di masyarakat.
Konon menurut warga setempat situ ini dahulu digunakan oleh delapan raja sebagai sumber air, tak heran daerah ini disebut juga desa Winduraja.
Dilokasi ini juga terdapat delapan makam raja pada zaman kerajaan Galuh.
Adapun larangan di Situ Wangi Ciamis, dimana wanita haid tidak boleh turun ke danau baik berenang ataupun naik perahu
Manakala hal itu dilakukan maka akan tertimpa malapetaka, benar atau tidaknya dan kebetulan atau nyata mitos ini telah dipercaya masyarakat setempat.
Bahkan beberapa kali ada kejadian orang tenggelam yang korbannya perempuan diduga sedang haid tapi memaksakan diri turun ke danau.
Situ Wangi mengalami penataan pada zaman Bupati Galuh sekitar tahun 1880. Dan di tahun 2021 pemerintah provinsi Jawa Barat akan menata Situ Wangi ini menjadi sebuah destinasi yang menarik.
Meskipun sudah ditata menjadi destinasi wisata rekreasi, tapi cerita mitos Situ Wangi Ciamis tidak dapat dihilangkan ya
Baca Juga: 15 Alamat Tempat Ngopi Murah di Tasikmalaya yang Rekomended Lengkap Alamat dan Nomor Kontaknya
"Inikan situ yang oleh masyarakat sekitar dan oleh warga masyarakat Kabupaten Ciamis itu di apa namanya dikeramatkan Dan inilah sebagai bentuk penghormatan," sebutnya dikutip dari YouTube DjavaToday.
Dulunya adalah memang tempat bersihinya panah raja-raja waktu itu di sini ada winduraja ada delapan raja yang dimakamkan di sekitaran sini.
Terus kemudian inilah tempat mereka semua mengambil air dan yang unik di situ Ini salah satu yang menjadi pantangan adalah kaum ibu-ibu perempuan yang sedang berhalangan atau haid itu gak boleh masuk ke tengah situ.
"Duka kunaon ieu teh (gak tau kenapa) gitu ya akibatnya akan seperti apa tapi yang jelas bahwa mungkin karena bentuk penghormatan kita atau masyarakat sini terhadap air salah satu yang menjadi pantangan, " jelas.
"ini ibu-ibu atau remaja yang sudah baligh dan sudah ada datang bulan ketika datang bulan tidak boleh masuk ke Situ, Enggak boleh paparahuan apalagi mandi di sini kalau yang lalu di sekitarnya mungkin bisa saja," tambah narator tersebut.
Itu yang menarik dari salah satu cerita yang mitos yang sampai hari ini masih beredar di masyarakat khususnya Winduraja dan Kabupaten Ciamis. (*)