SuaraTasikmalaya.id - Erick Thohir terpilih sebagai ketua umum PSSI. Erick Thohir terpilih dalam Kongres Luar Biasa PSSI, hari ini Kamis, 16 Februari 2023. Nitizen pun ingat dengan janji-janji Erick yang harus ditepat.
Kongres Luar Biasa PSSI berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta dan dibuka oleh Menpora Zainudin Amali dihadiri Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Otohari, Ketua DPDRI yang juga calon ketua umum PSSI La Nyalla.
Juga menteri BUMN yang juga calon ketua Umum PSSI Erick Thohir. Hadir juga mantan ketua umum PSSI Agum Gumelar serta para voter dan tamu undangan.
Sebanyak 87 voter atau peserta KLB yang memiliki hak pilih sudah melakukan pilihannya untuk posisi Ketua Umum PSSI.
Hasilnya dari 87 voter menteri BUMN itu menang dengan jumlah suara mutlak atas saingan beratnya La Nyalla Mahmud Matallitti.
Erick Thohir memperoleh 66 suara sedangkan La Nyalla hanya mendapatkan 22 suara.
Untuk calon lainnya Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi dan Fari Djemi Francis tidak memperoleh satu suara pun.
Erick Thohir menggantikan ketua sebelulmnya Mochamad Iriawan atau Iwan Bule untuk periode 2023-2027.
"Selamat atas terpilihnya Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI Periode 2023-2027. Terima kasih atas dedikasinya untuk PSSI, Mochamad Iriawan selama mengemban tugas sebagai Ketua Umum PSSI 2019-2023," ujar akun resmi @pssi.
Baca Juga: Terbongkar: Sulit Mengelak, 3 Kesalahan Fatal Asisten dan Wasit Laga Persib vs PSM Beredar
Atas terpilihnya Erick Thohir, para nitizen mengingatkan Erick Thohir akan janji-janjinya jika dirinya terpilih menjadi ketua umum PSSI.
Apa saja janji-janji Erick Thohir?
Pertama Erick Thohir akan melanjutkan Liga 2 & 3 yang saat ini dihentikan Exco lama PSSI.
Kedua, menerapkan VAR di Liga 1 musim 2023/2024.
Ketiga membenahi kualitas wasit
Keempat, membangun Training Center untuk Timnas Indonesia.
Kelima, mengejar ketertinggalan dari negara lain.
"Janjinya lebih realistis sih, semoga bisa diwujudkan semua," ujar nitizen berakun twitter @@hengki_way15.
"Jangan dulu jauh jauh ke VAR. Perbaiki dulu kualitas pembinaan wasitnya dulu, baru ke VAR," ujar warganet lainnya. (*)