- Gerard Deulofeu mengalami cedera lutut parah sejak Januari 2023, yang membuatnya absen selama 37 bulan dari lapangan hijau.
- Pemain Spanyol ini menjalani serangkaian operasi serius termasuk infeksi pasca-operasi yang merusak tulang rawan lututnya.
- Setelah terapi sel dan latihan intensif, Deulofeu merasa otot kakinya telah pulih kuat, meski tanpa tulang rawan utuh.
Suara.com - Mantan winger Premier League, Gerard Deulofeu, menyebut dirinya seperti mendapat mukjizat setelah 37 bulan berkutat dengan cedera lutut parah.
Pemain asal Spanyol itu belum memainkan satu menit pun sejak Januari 2023 akibat serangkaian masalah serius pada lutut kanan.
Deulofeu terakhir tampil saat membela Udinese Calcio dalam kemenangan 1-0 atas Sampdoria di Serie A.
Ia masuk sebagai pemain pengganti selama 12 menit, namun kembali merasakan lututnya bermasalah dan harus ditarik keluar.
Sebelumnya, ia sempat mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) saat menghadapi Napoli jelang Piala Dunia 2022.
Cedera ACL itu menjadi yang kedua bagi Deulofeu. Cedera pertama terjadi pada 2020 saat masih memperkuat Watford FC, dalam laga kontra Liverpool yang berakhir kemenangan 3-0 untuk Watford.
Berbeda dengan kebanyakan pesepak bola modern yang mampu pulih total dari cedera ACL, Deulofeu mengalami komplikasi serius.
Setelah menjalani operasi, ia terserang infeksi yang merusak tulang rawan lututnya.
Akibatnya, ia kehilangan kekuatan otot dan fleksibilitas secara drastis, kondisi yang bagi banyak pemain bisa berarti akhir karier.
Baca Juga: Eks Sport Masseur Man United Ungkap Perubahan Sikap Marcus Rashford
“Saya kehilangan seluruh kehidupan pribadi saya. Itu hal paling menyakitkan,” ujar Deulofeu kepada BBC Sport.
Meski begitu, pemain 31 tahun tersebut menolak menyerah. Ia menjalani terapi sel untuk membantu membangun kembali tulang rawan yang rusak, disusul suntikan lanjutan serta enam bulan latihan intensif di gym guna memulihkan massa otot kaki.
Kini, setelah lebih dari 1.100 hari absen, Deulofeu mengaku merasa lebih kuat.
“Saya sangat bahagia karena merasa kaki saya benar-benar kuat. Semakin banyak otot yang Anda miliki, semakin sedikit rasa sakit di lutut,” kata eks pemain Barcelona dan AC Milan itu.
Ia menyebut kondisi ototnya kini setara dengan para pemain aktif, meski masih harus melihat bagaimana lututnya merespons, mengingat ia bermain tanpa tulang rawan dan meniskus yang utuh.
Walaupun kontraknya bersama Udinese telah berakhir, Deulofeu masih diizinkan menggunakan fasilitas klub di Stadio Friuli.
Hubungan baik dengan keluarga Pozzo, pemilik Udinese yang juga pernah menaunginya di Watford, menjadi salah satu alasan ia ingin kembali mengenakan seragam I Bianconeri.
Kontributor: Azka Putra