SuaraTasikmalaya.id - Berikut ini 5 modal penting untuk penulis content creator agar sukses dapat cuan.
Penulis konten saat ini menjadi salah satu profesi yang banyak dipilih kaum muda milenial.
Banyak orang yang merasa memiliki kemampuan menulis terjun ke dunia content creator.
Banyak yang sukses namun tidak sedikit pula yang gagal atau tak meraih perkembangan baik dari segi kualitas masuk kuantitas tulisan. Ujung-ujungnya tentang penghasilan atau cuan.
Menurut akun @penuliskonten.id,, menjadi penulis konten juga membutuhkan modal.
Modal dimaksud bukan hanya duit tapi juga modal non finansial.
Berikut 5 modal non finansial yang diperlukan dalam pekerjaan penulis konten atau penulis lepas.
1. Portofolio
Ini dibutuhkan untuK membuat klien tahu kapasitasmu, kamu perlu punya portofolio yang meyakinkan.
Bagaimana dengan penulis pemula yang belum memiliki pengalaman?
Tentu kamu harus kreatif.
Menulis tak harus "menunggu" dikasih job. Beberapa website bisa kamu cari sebagai tempat kamu bisa memulai.
Segera nulis di sana, supaya bisa dimasukkan ke portofolio.
2. Tak Males Riset
"Pengin jadi penulis, tapi males rivet? Ya wasalam!" ujar admin @penuliskonten.id.
Lanjut akun tersebut, modal utama penulis adalah mau rivet sesuai kebutuhan.
"Bahkan adang sampai mendalam banget Kalau Kamu diminta untuK menulis artiKel indepth," kata akun tersebut.
Bagian ini yang terberat dari menulis. Apalagi jika topiknya baru atau belum menguasai. Tapi tetap harus ditulis
"Karena rivet adalah "tulang"-nya tulisan. Tanpa riset, apa yang kamu tulis akan tidak dapat dipercaya oleh pembaca," tegasnya.
3.Pengetahuan SEO
SE0 adalah modal, terutama jika kamu menargetKan untuk men jadi seorang penulis konten website.
Sebenarnya tak perlu yang terlalu rumit. Teknik SE0 yang benar-benar technical biasanya akan ditangani oleh tim khusus.
Tapi adalah penting tahu bagaimana cara memilih Keywords untuK artikel, tahu apa dan bagaimana SE0 On Page.
Dan bagaimana cara menulis artikel yang enak dibaca oleh manusia, sekaligus disuKai oleh mesin pencari.
4.Manajemen Waktu
Pada praktiknya nanti, mungkin kamu akan harus mengerjakan beberapa job sekaligus.
Atau mungkin kamu juga harus membelah diri, kalau kamu masih punya pekerjaan utama dan menulis menjadi side hustle.
Jadi skill manajemen waktu di sini akan jadi penting banget.
Pekerjaan menulis itu pekerjaan yang cucup time consuming.
5.Disiplin
Menurut akun @penuliskonten.id, tanpa disiplin diri yang kuat, manajemen waktu akan percuma.
"Tanpa disiplin diri yang kuat, target-target deadline akan lewat.
Tanpa disiplin diri yang kuat, penghasilan tidak akan bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Jadi jika mau jadi penulis lepas harus sudah cukup disiplin dengan diri sendiri. (*)