Kronologi Ditemukannya Orang Hilang di Sungai Cikaranggelam, Karawang: Sungai yang Tercemar Mempersulit Proses Pencarian

tasikmalaya

Kamis, 02 Maret 2023 | 17:25 WIB
Kronologi Ditemukannya Orang Hilang di Sungai Cikaranggelam, Karawang: Sungai yang Tercemar Mempersulit Proses Pencarian
Proses evakuasi jenazah dari Sungai Cikaranggelam, Karawang. Evakuasi tersebut cukup sulit dilakukan karena minimnya peralatan dan akses kendaraan yang selit untuk menuju lokasi penemuan. (Dok. Pribadi)

SuaraTasikmalaya.id – Menindaklanjuti laporan adanya orang hilang pada Senin, 27 Februari 2023, telah ditemukan survivor berinisial AMI (23) pada Rabu, 1 Maret 2023 sekitar pukul 12.00 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa pada hari ketiga pencarian.

Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD, Basarnas, Unit SAR Unpad, Petualang, serta pemuda karang taruna dan masyarakat sekitar. Menggunakan teknik susur sungai memakai River Boat dan pengarungan langsung oleh masyarakat sekitar, kendala dalam operasi ini adalah kondisi sungai yang kotor dan dipenuhi sampah sehingga mempersulit proses pencarian.

Korban ditemukan di pinggiran sungai Cikaranggelam, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek dalam keadaan telentang dengan tangan tersangkut di akar pohon. Karena minimnya alat dan akses kendaraan yang sulit, proses evakuasi baru bisa dilakukan sekitar pukul 13.15 WIB.

Setengah jam setelah ditemukan, perlahan masyarakat mulai berdatangan ke lokasi. Warga yang berdatangan bahkan sampai membludak dan melewati garis pembatas yang sudah dibuat tim SAR.

Ditengah kerumunan tersebut, diantaranya adalah pihak keluarga dan teman-teman sejawat korban. Mereka nampak histeris dan merasa sangat kehilangan sosok AMI.

Ternyata memang sudah menjadi budaya bagi masyarakat sekitaran sungai Cikaranggelam untuk bermain dan berenang mengarungi sungai. Area permukiman tersebut juga sudah menjadi langganan banjir ketika hujan lebat datang dan debit air naik.

Kondisi sungai Cikaranggelam sendiri dipenuhi oleh sampah rumah tangga dari masyarakat sekitar. Tak heran ketika hujan lebat tiba debit air dengan mudah akan naik, membanjiri rumah warga dan perkebunan sekitar.

Terlihat dari jejak banjir berupa sampah-sampah yang menyangkut di pepohonan, kemungkinan ketinggian air ketika banjir dapat mencapai sekitar 3-4 meter. Hal tersebut tentu sangat berbahaya dan merugikan masyarakat sendiri. (*)

Editor: Lukas Muhammad

Sumber: Istimewa

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hujan Deras Guyur Jakarta Hari Ini, 20 RT Terendam Banjir Hingga 33 Orang Mengungsi

Hujan Deras Guyur Jakarta Hari Ini, 20 RT Terendam Banjir Hingga 33 Orang Mengungsi

Jakarta | Kamis, 02 Maret 2023 | 16:05 WIB

CEK FAKTA: Innalilahi, Marshanda Ditemukan Telah Meninggal Dunia, Benarkah?

CEK FAKTA: Innalilahi, Marshanda Ditemukan Telah Meninggal Dunia, Benarkah?

Your Say | Kamis, 02 Maret 2023 | 14:30 WIB

Maon Kurosaki Dikabarkan Meninggal Akibat Pendarahan Otak, Ini Penyebabnya!

Maon Kurosaki Dikabarkan Meninggal Akibat Pendarahan Otak, Ini Penyebabnya!

Your Say | Kamis, 02 Maret 2023 | 10:47 WIB

Terkini

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:55 WIB

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:39 WIB

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:37 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:32 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

×