SuaraTasikmalaya.id-Tasikmalaya dikenal julukan sebagai kota santri. Sejumlah ulama Tasikmalaya menyikapi keras terungkapnya kasus peredaran narkoba di Pemkot Tasikmalaya. Apalagi dilakukan pejabat eselon II yang harusnya memberikan contoh baik.
Apalagi melibatkan pejabat dan ASN. Mereka mendesak Pj Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah bertindak tegas dengan mencopot pejabat itu.
Diketahui pejabat yang terlibat narkoba itu adalah kepala Bappelitbangda Kota Tasikmalaya Andi Abdullah dan bersama 3 ASN lainnya. Kelakukan AA tentunya mencoreng nama baik ASN dan Tasikmalaya.
"Jujur saya malu dengan kejadian ini segera ditindak tegas saja, apalagi ini sudah terbukti tunggu apalagi," kata KH Maman Abdurahman ulama dari Indihiang Tasikmalaya, Sabtu 18/03/2023).
Hal senada dikemukakan Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Kota Tasikmalaya H Nono Nurul Huda, Nono sangat menyesalkan seorang pejabat di Tasikmalaya terjerat narkoba. Ini berarti peredaran narkoba di Tasikmalaya semakin memprihatinkan.
"Seorang pejabat eselon II yang memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyalahgunakan narkoba, sungguh ironis.Tindak tegas saja secepatnya," kata Nono kepada wartawan Sabtu (18/03/02).
”Harusnya kan menjadi contoh dan tauladan,” katanya dikutip dari Radar Tasik Group Jumat 17 Maret 2023.
Nono meminta Pj Wali Kota Cheka Virgowansyah jangan ragu memberikan sanksi kepada Andi Abdiullah. Meskipun polisi merekomendasikan Aa untuk rehabilitasi saja.
”Kan masih banyak pegawai yang bagus di Kota Tasikmalaya. Tidak perlu mempertahankan yang seperti itu, copot saja segera” ujar Nono.
Baca Juga: Tak Ingin Disebut Berubah, Aming Ngaku Keputusannya Hijrah Secara Spontan
Seharusnya Pjs Wali Kota Tasikmalaya juga ikut malu selaku pimpinan ASN di Pemkot narkoba begitu leluasa masuk ke kalangan ASN. (*)