SUARA TASIKMALAYA – Telur merupakan makanan yang kaya akan nutrisi, putih telur tinggi akan protein yang bagus untuk pembentukan otot.
Berbeda dengan putih telur, kuning telur memiliki kandungan kolesterol yang berbahaya bagi tubuh manusia.
Satu butir kuning telur mengandung 150 sampai 200 mg kolesterol, dimmana batas kolesterol yang disarankan ada pada tubuh manusia hanya sekitar 200 sampai 300 mg.
Jadi ketika kita mengonsumsi satu setengah butir telur, itu sudah mencukupi batas kolesterol yang bisa diterima oleh tubuh.
Mengonsumsi 2-3 telur dalam satu minggu, dinilai masih aman bagi kesehatan. Akan tetapi, jika memakan telur dengan jumlah lebih dari 7 butir dalam seminggu maka terbukti dapat meningkatkan resiko pada tubuh.
Melalui kanal YouTube pribadinya, dr. Ema Surya Pertiwi menjelaskan beberapa bahaya mengonsumsi telur secara berlebihan.
1. Meningkatkan resiko penyakit jantung
Pada penelitian yang dilakukan terhadap lebih dari 27.000 pria Finlandia tahun 2022, menemukan bahwa semakin banyak kolesterol pada telur yang dimakan seseorang, maka semakin tinggi angka kematian dini akibat serangan jantung.
Hal ini dikarenakan, pada kuning telur mengandung lesitin dan kolin yang akan dirubah oleh bakteri pada usus menjadi Trimethylamine Oxine (TMAO).
TMAO ini dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah sseorang, sehingga muncul plak kolesterol, lemak, dan penyumbatan pada pembuluh darah, yang akhirnya meningkatkan resiko serangan jantung.
2. Menyebabkan diabetes
Lemak dan kolesterol dapat mengganggu kemampuan insulin untuk memproses gula pada tubuh. Oleh karena itu, orang-orang yang mengonsumsi telur dengan jumlah tidak wajar dapat meningkatkan resistensi terhadap insulin, yang menjadi penyebab diabetes.
Selain itu, konsumsi telur oleh penderita diabetes akan meningkatkan resiko kematian hingga 50%.
3. Mengakibatkan kanker
Secara ilmiah, kandungan TMAO pada tubuh juga terbukti dapat meningkatkan resiko kanker, seperti kanker usus besar, kanker ovarium, kanker payudara, bahkan kanker kandung kemih.
Oleh karena itu, bagi penderita kanker sangat dianjurkan untuk mengurangi konsumsi telur, agar tidak lebih dari 2-3 butih per-minggu untuk mencegah perkembangan kanker.
Hal ini juga berkalu bagi mereka yang mempunyai riwayat gen kanker.