Tidak bahagia bisa membuat pasangan memiliki niat untuk selingkuh. Mungkin apa yang pasangan inginkan berkaitan dengan kebahagiaan tidak didapatkan dalam rumah tangganya saat ini.
Selain tidak merasa bahagia, rasa tidak puas bisa menjadi penyebab istri atau suami berbuat selingkuh.
Tidak puas dan tidak bahagia bisa datang dari rasa emosional dan seksual, karena pernikahan tanpa seks bisa menjadi satu di antara penyebab seseorang melakukan perselingkuhan.
Merasa tidak dihargai
Sikap pasangan yang tidak menghargai satu sama lain bisa menjadi bom waktu dalam rumah tangganya.
Satu di antara pasangan mulai merasa tidak berharga dan tidak diapresiasi oleh pasangannya.
Imbasnya, satu di antaranya dapat mencari seseorang yang bisa menganggap dan menghargainya lebih dari pasangan.
Perubahan fisik dan ada rasa ingin balas dendam
Perubahan fisik bisa juga menjadi alasan seseorang untuk selingkuh. Terkadang wanita yang mengalami perubahan fisik setelah melahirkan biasanya membuat suami selingkuh.
Baca Juga: Heboh! Rumor, Dedi Mulyadi akan Maju di Pilgub Jabar bersama Partai Gerindra
Mereka menganggap istri sudah tidak menarik sebelum melahirkan kemudian berselingkuh. Atau istri yang mencari affair karena merasa suami mulai berumur dan tidak menarik lagi.
Hal tersebut membuat satu pasangan jika sudah menyeleweng terlebih dahulu, kemudian pasangan yang lain ingin balas dendam dengan ikutan berselingkuh.
Ingin mendapatkan apresiasi dari orang lain
Selain rasa cinta, kunci sukses langgengnya hubungan dalam rumah tangga adalah komunikasi dan rasa saling menghargai.
Misalnya, pria ingin mendapatkan apresiasi dari pasangan atas kerja keras yang sudah ia lakukan dalam mencari nafkah setiap hari.
Sedangkan bagi wanita, ia ingin mendapatkan apresiasi atas semua pekerjaan rumah yang berhasil dilakukannya.