Kericuhan di Dago Elos, Netizen Ini Ungkap Keluarga Muller Cuma Administratur di Perkebunan Swasta

tasikmalaya

Rabu, 16 Agustus 2023 | 16:48 WIB
Kericuhan di Dago Elos, Netizen Ini Ungkap Keluarga Muller Cuma Administratur di Perkebunan Swasta
Kerusuhan di Dago Elos, Bandung. (Tangkap layar Instagram/fraksirakyat_id)

SUARA TASIKMALAYA - Salah satu netizen ungkap kalau Keluarga Muller cuma adminstratur di perkebunan biasa.

Seperti yang diketahui pada Senin malam (14/8/2023), telah terjadi kerusuhan di Dago Elos, Kota Bandung, dimana warga melakukan penyumbatan jalan dan pembakaran ban sebagai bentuk protes karena laporan mereka terkait tuduhan manipulasi data dan penipuan lahan tidak mendapat respons dari pihak berwenang, khususnya dari penduduk Dago Elos yang melakukan tindakan tersebut.

Salah satu akun Instagram yang bernama kolektiva mengklaim sudah memiliki bukti yang menyatakan bahwa keluarga Muller hanyalah administratur biasa, dikutip pada Rabu (16/8/2023)

"Data sudah lengkap tetapi isilop menolak laporan dari warga Dago Elos, alih alih berharap diterima laporan malah dikasih gas air mata. Masih banyak data yang berhasil dikumpulkan. Tunggu saja balasan kami yak," tulis akun Instagram kolektiva pada unggahannya.

Kasus perselisihan lahan antara 331 penduduk Dago Elos Bandung dan ketiga cucu George Henrik Muller telah memfokuskan perhatian masyarakat pada Keluarga Muller.

George Henrik Muller, seorang individu Belanda, menjadi pusat perhatian karena klaim kepemilikan atas lahan seluas 6,3 hektare di Dago Elos.

Cucu-cucu George Henrik Muller, yaitu Heri Hermawan Muller, Dodi Rustendi Muller, dan Pipin Sandepi Muller, telah mengajukan tuntutan atas tanah yang telah digunakan sebagai perumahan oleh ribuan warga selama bertahun-tahun, dengan mengklaimnya sebagai hak waris melalui Eigendom Verponding.

Sesuai dengan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA), konversi tanah dari status Eigendom Verponding menjadi hak kepemilikan sesuai dengan hukum Indonesia harus dilakukan sebelum September 1980.

Apabila tanah yang memiliki status Eigendom Verponding atau hak waris zaman Belanda tersebut tidak diakui hingga batas waktu yang telah ditetapkan sebelumnya, maka tanah tersebut akan menjadi aset milik negara. (*)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warganet Dibuat Geram dengan Rencana Pembangunan Patung Soekarno Setinggi 100 Meter hingga Disebut Proyek Berhala

Warganet Dibuat Geram dengan Rencana Pembangunan Patung Soekarno Setinggi 100 Meter hingga Disebut Proyek Berhala

Jabar | Rabu, 16 Agustus 2023 | 12:52 WIB

Rencana Pembangunan Patung Soekarno di Bandung Barat Bikin Gaduh, Benarkah Telan Biaya Rp10 Triliun?

Rencana Pembangunan Patung Soekarno di Bandung Barat Bikin Gaduh, Benarkah Telan Biaya Rp10 Triliun?

Jabar | Rabu, 16 Agustus 2023 | 12:41 WIB

Viral Warga Dago Bandung Kejang dan Muntah Darah Gegara Tembakan Gas Air Mata

Viral Warga Dago Bandung Kejang dan Muntah Darah Gegara Tembakan Gas Air Mata

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 10:05 WIB

Profil I Nyoman Nuarta: Sosok Seniman Di Balik Rencana Pembangunan Patung Soekarno di Bandung

Profil I Nyoman Nuarta: Sosok Seniman Di Balik Rencana Pembangunan Patung Soekarno di Bandung

Lifestyle | Rabu, 16 Agustus 2023 | 09:55 WIB

Cerita Sejarah Tugu Peninggalan Kolonial Belanda di Aceh yang Terbengkalai

Cerita Sejarah Tugu Peninggalan Kolonial Belanda di Aceh yang Terbengkalai

Video | Rabu, 16 Agustus 2023 | 11:00 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×