SUARA TASIKMALAYA - Pinjol yang dikenal dengan nama AdaKami kini berada di tengah sorotan tajam setelah munculnya keluhan dari para peminjam yang mengungkapkan praktek bunga yang sangat tinggi, bahkan mendekati angka 100%.
Praktek yang dikenal sebagai ‘bunga terselubung’ yang dibebankan pada biaya layanan ini telah menjadi beban finansial yang luar biasa bagi banyak peminjam, dan kekhawatiran terkait transparansi praktek ini telah mencuat di berbagai platform media sosial.
Selain kontroversi terkait bunga tinggi, tindakan penagihan yang dianggap meneror juga menjadi pusat perhatian. Beberapa peminjam melaporkan penggunaan metode penagihan yang agresif, bahkan mencapai tindakan penipuan. Munculnya kasus serangan palsu melalui layanan GoFood juga memicu kekhawatiran serius di kalangan masyarakat.
Ketegangan semakin meningkat ketika akun Twitter @partaisocmed pada Selasa (19/9/2023) mengungkapkan berbagai pengaduan tentang praktik pinjol yang merugikan yang dibagikan oleh akun tersebut. Bahkan lebih tragis lagi, ada laporan tentang seseorang yang bunuh diri, yang diduga terkait dengan tekanan dari praktik pinjol yang merugikan ini.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons keprihatinan ini melalui akun Twitter mereka.
![Bukti aduan masyarakat atas kejahatan Pinjol AdaKami. [(twitter/partaisocmed)]](https://media.suara.com/suara-partners/tasikmalaya/thumbs/1200x675/2023/09/20/1-bukti-aduan-masyarakat-atas-kejahatan-pinjol-adakami.jpg)
"Terima kasih atas informasinya. OJK melakukan pengawasan terhadap lembaga jasa keuangan yang berizin OJK, termasuk pinjaman online atau fintech lending. Fintech lending dilarang menagih menggunakan terror, ancaman, atau menyebarkan data pribadi," balasan twitter OJK pada postingan @partaisocmed, dikutip pada Rabu (20/9/2023).
Sorotan terhadap AdaKami semakin memanas, dan masyarakat serta pihak berwenang terus mengawasi perkembangan situasi ini.
Seiring dengan tuntutan akan regulasi yang lebih ketat dalam industri pinjaman online, isu ini menggugah perhatian untuk menangani masalah perlindungan konsumen secara serius dan segera. (*)
Baca Juga: Beberapa Pemain Mulai Pulih, Persib Bandung dalam Kondisi Baik Jelang Pekan Ke-13