Gunakan Ini untuk Hindari Tarif Mahal di Brasil

Esti Utami

Selasa, 10 Juni 2014 | 13:06 WIB
Gunakan Ini untuk Hindari Tarif Mahal di Brasil
Suasana kota Sao Paulo menjelang pembukaan Piala Dunia 2014, Jumat (13/6/2014) dini hari waktu Indonesia. (Reuters/ Nacho Doce )

Suara.com - Mendekati hari H pelaksanaan Piala Dunia 2014 harga barang kebutuhan sehari-hari di sejumlah kota di Brasil pun melonjak tajam. Dan kenaikan harga sudah tak masuk akal. Untuk seloyang pizza misalnya, kini pengunjung maupun warga harus membayar  £20.

Ini tentu sangat memberatkan penggemar sepak bola yang datang ke Brasil, tetapi juga penduduk setempat.  Seorang desainer grafis asal Brasil, Pedro Almeida, yang frustasi dengan inflasi harga di Rio de Janeiro memutuskan untuk membuat sebuah aplikasi untuk membantu warga maupun wisatawan terhindar dari kenaikan harga yang gila-gilaan. Aplikasi itu ia namai "Ju$to".

Ju$to yang diluncurkan bulan Maret lalu, memungkinkan penggunanya mencari barang yang mereka inginkan, seperti biaya makan, tarif hotel hingga tiket pesawat, kemudian membandingkan dengan harga terbaik yang ada.

"Sama seperti London, kita mengalami gelembung harga perumahan," kata Almeida. Awalnya aplikasi ini dikembangkan untuk penduduk setempat, sebelum menyadari bagaimana hal itu bisa menguntungkan wisatawan.

"Selama Piala Dunia, wisatawan akan berbondong-bondong datang ke Brasil, dan pasti tidak mudah mencari navigasi ke mana pun mereka harus pergi, atau tempat makan karena hambatan bahasa. Lonjakan harga tahun ini lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya," tambahnya.

Almeida mengaku terinspirasi oleh kampanye kesadaran konsumen lainnya seperti Rio $urreal, yang menyerukan penduduk Rio untuk menolak dan memboikot kenaikan harga yang diberlakukan bar, restoran dan toko-toko di Rio.

"Selama tiga tahun saya tinggal di sini aku sudah tinggal di lingkungan saya, Leblon, saya telah melihat harga naik 40-50% rata-rata," kata Almeida. "Ada banyak kesadaran sekitar subjek, dan gerakan konsumen beberapa untuk mencoba dan mendapatkan orang-orang untuk menghindari tempat-tempat yang menyalahgunakan ini."

Aplikasi yang bisa diunduh secara gratis ini banyak diminati di Rio. Hanya dalam waktu tiga bulan, tercatat sudah ada 7.000 pengunduh. Dan ini akan sangat berguna untuk setiap penggemar Piala Dunia yang datang ke Brasil. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kesebelasan Twitter untuk Piala Dunia

Ini Kesebelasan Twitter untuk Piala Dunia

Tekno | Selasa, 10 Juni 2014 | 12:52 WIB

Pameran Foto "Jagat Laga Bola" Ramaikan Piala Dunia 2014

Pameran Foto "Jagat Laga Bola" Ramaikan Piala Dunia 2014

Lifestyle | Selasa, 10 Juni 2014 | 07:51 WIB

Pekerja Metro Mogok, Kota Sao Paolo di Ambang Kerusuhan

Pekerja Metro Mogok, Kota Sao Paolo di Ambang Kerusuhan

Bola | Selasa, 10 Juni 2014 | 07:12 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×