Lukisan Prasejarah Ditemukan di Gua Papua

Laban Laisila

Senin, 23 Juni 2014 | 01:50 WIB
Lukisan Prasejarah Ditemukan di Gua Papua
Ilustrasi lukisan prasejarah di gua. [Shutterstock]

Suara.com - Peneliti senior dari Pusat Arkeologi Nasional, Profesor Truman Simanjuntak, mengungkapkan telah banyak ditemukan lukisan yang diduga diciptakan pada pada zaman prasejarah di dinding gua di Papua.

Penemuan lukisan-lukisan prasejarah di dinding atau tebing sejumlah gua di Papua, termasuk Papua Barat dinilai sangat spektakuler.

"Lukisan gua itu tersebar luas di Papua dan yang paling banyak serta paling mengagumkan. Punya banyak nilai walau pun belum diteliti secara mendalam di sebelah selatan kepala burung Pulau Papua," kata Truman Simanjuntak saat berkunjung ke Jayapura, Minggu (22/6/2014).

Di wilayah selatan kepala burung Pulau Papua terdapat banyak lukisan gua yang bisa ditemukan di sepanjang Teluk Berau dan Teluk Arguni Kabupaten Fakfak dan Kaimana, Papua Barat.

"Di situ ditemukan beberapa gambar yang kisahnya impresif yah, cantik-cantik, bagus. Nah itu belum betul-betul terjamah penelitian padahal luas sebarannya dan banyak sekali motif-motif simbolik disamping motif-motif yang figuratif, artinya motif-motif yang bisa kita lihat ada di alam," jelasnya lagi,

Di dalam lukisan gua, kata Prof Trumanm ada simbol-simbol yang merupakan kekeyaan alam pikir dari masyarakat Papua saat itu. Tetapi hingga sekarang maksud dari simbol-simbol itu belum diketahui secara pasti.

"Harus ada penelitian lebih dalam tentang hal itu, perlunya analisis-analisis, perbandingan dengan motif-motif lain di bagian dunia sehingga kita, barangkali bisa menjelaska," katanya.

Ketika ditanya apakah sudah ada penemuan tentang manusia purba atau semacamnya, Prof Truman mengatakan bahwa Pulau Papua merupakan bagian dari sejarah dunia, bagian dari aktivitas manusia ketiga yang berupaya mencari lahan yang baru.

Hal itu terlihat dari beberapa kali migrasi manusia terbesar tersebut ke Papua yang selalu dilewati. Periodenya paling tidak dimulai dari manusia modern awal yaitu manusia homo sapiens yang tertua, yang bisa didapatkan buktinya di Australia, yang diduga sudah 60 ribuan tahun.

"Mestinya di Papua dan nusantara kita lainnya itu yah paling tidak pada umur itu sudah dihuni manusia. Paling tidak tua sedikitlah," katas Truman tak yakin.

Prof Truman menegaskan hingga kini belum ada laporan yang menjelaskan jika ada penemuan manusia purba di Papua. Karena penelitiannya masih terbatas.

Tetapi pada zaman kolonial Papua sudah menjadi salah satu objek penelitian dari sejumlah peneliti seperti Rouder, Galis, dan Kamakator. Mereka meneliti tentang lukisan-lukisan di gua.

"Mulai dari 1930-an sudah ada orang-orang asing yang tertarik meneliti lukisan gua, seperti peneliti Rouder, Galis, dan Kamakator," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arkeolog Temukan 5 Situs Gua Prasejarah

Arkeolog Temukan 5 Situs Gua Prasejarah

Tekno | Rabu, 26 Maret 2014 | 18:45 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×