Studi: Ketika Manusia Semakin Feminin, Terciptalah Seni

Liberty Jemadu

Senin, 04 Agustus 2014 | 19:05 WIB
Studi: Ketika Manusia Semakin Feminin, Terciptalah Seni
Ilustrasi karya seni prasejarah (Shutterstock).

Suara.com - Manusia mulai menciptakan karya-karya seni saat kepribadian mereka semakin halus dan wajah semakin feminin, demikian hasil sebuah studi yang digelar ilmuwan dari University of Utah, Amerika Serikat.

Para peneliti menemukan bahwa manusia mulai mengenal kebudayaan sekitar 50.000 tahun lalu ketika jumlah hormon tetosteron pada tubuh manusia mulai berkurang.

Berkurangnya hormon tetosteron membuat manusia cenderung punya kepribadian lebih halus, mulai mengenal karya seni dan penggunaan alat bantu dalam keseharian. Turunnya jumlah tetosteron juga menyebabkan perubahan pada tengkorak manusia, menjadi lebih bulat dan halus dari yang tadinya besar dan beralis tebal.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Curent Anthropology itu menemukan bahwa perubahan tengkorak manusia, yang menunjukkan menurunnya jumlah tetosteron, terjadi bertepatan dengan saat kebudayaan berkembang.

"Perilaku manusia modern terkait inovasi teknologi, karya seni, dan pertukaran kebudayaan kemungkinan terjadi pada waktu yang sama dengan saat temperamen kita berubah menjadi lebih koperatif," kata Robert Cieri, pemimpin penelitian itu.

Dalam studi itu para peneliti menganalisis lebih dari 1.400 tengkorak purba dan modern. Cieri membandingkan bentuk alis, bentuk wajah, dan volume tengkorak dari 13 manusia modern yang berusia lebih dari 80.000 tahun, 41 tengkorak dari 10.000 hingga 38.000 tahun silam, dan sampel global dari 1.367 tengkorak manusia abad 20 yang berasal dari 30 etnis berbeda.

Mereka mereka menemukan tren adanya pengurangan ukuran alis dan menyusutnya ukuran wajah bagian atas, yang merupakan ciri berkurangnya hormon tetosteron.

Penemuan itu bisa menjawab pertanyaan mengapa setelah 150.000 tahun kehidupan, manusia tiba-tiba mulai mengenal teknologi. Dari sekitar 50.000 tahun lalu memang ditemukan banyak bukti yang tersebar di seluruh dunia bagaimana manusia memproduksi alat bantu dari tulang, api, kulit, senjata lempar, dan alat menangkap ikan serta burung.

Studi itu menduga karena sudah terbiasa hidup bersama dan bekerja sama, manusia mulai bisa sepakat dan mengurangi agresi yang kemudian berpengaruh pada perubahan wajah dan pertukaran budaya.

"Jika manusia prasejarah mulai hidup berdampingan dan bertukar teknologi, mereka seharusnya toleran. Kunci manusia menuju kesuksesan adalah kemampuan untuk bekerja sama dan belajar dari sesama," pungkas Cieri. (The Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Mangkuk Kuno Ini Rp406 Miliar

Harga Mangkuk Kuno Ini Rp406 Miliar

Lifestyle | Rabu, 09 April 2014 | 08:36 WIB

Terkini

3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi

3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:15 WIB

realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming

realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:50 WIB

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:00 WIB

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:30 WIB

Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe

Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:40 WIB

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:38 WIB

4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis

4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:22 WIB

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:02 WIB

3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan

3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP

Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:12 WIB

×