Misteri Area 51, Fasilitas Militer Rahasia Amerika Serikat

Ruben Setiawan

Minggu, 10 Agustus 2014 | 16:28 WIB
Misteri Area 51, Fasilitas Militer Rahasia Amerika Serikat
Ilustrasi Area 51, fasilitas militer rahasia AS. (Shutterstock)

Suara.com - Ada kabar menarik bagi para pecinta teori konspirasi. Sebuah pembangunan besar-besaran sedang berlangsung di markas rahasia milik Angkatan Udara Amerika Serikat di gurun Nevada.

Area 51, demikian tempat itu biasa disebut-sebut. Banyak juga yang menyebutnya dengan nama Dreamland, Watertown, atau The Ranch. Konon, tempat itu dipakai untuk pengembangan pesawat super canggih yang hingga kini tidak diketahui bagaimana rupanya.

Namun, banyak yang menduga, benda-benda angkasa misterius yang kerap disebut UFO adalah pesawat-pesawat AS yang dibuat di tempat tersebut. Sudah banyak novel, film, dan teori konspirasi yang terinspirasi dari Area 51.

Baru-baru ini, sebuah foto satelit mengungkap proyek pembangunan yang sedang berlangsung di kawasan tersebut. Dari foto tersebut nampak landasan-landasan pesawat, hanggar, dan bangunan-bangunan baru yang sebelumnya tidak ada.

Sebuah situs penggemar dunia penerbangan Foxtrotalpha mencoba menduga-duga apa yang tengah terjadi di markas rahasia itu. Mereka mengungkap tiga misteri soal pembangunan tersebut.

1. Mereka menduga, sedang ada pembuatan pesawat siluman canggih di markas tersebut. Dugaan ini diperkuat dengan adanya pembangunan hanggar pesawat sejak tahun 2007.

Kabarnya, pesawat itu akan dipakai untuk mengganti pesawat pengebom Stealth B-2. Namun, di foto terbaru, tampak pembangunan hanggar baru berukuran besar. Bangunan selebar 68,5 meter tersebut berlokasi jauh dari fasilitas utama, tepat di ujung landasan pesawat.

Apa sebenarnya yang sedang dibuat di hanggar tersebut? Apakah yang di dalamnya adalah sesuatu yang sangat rahasia sehingga merasa perlu dijauhkan dari bangunan lainnya?

Kemungkinan, hanggar itu disiapkan untuk pesawat tempur atau mata-mata yang memiliki kecepatan dari pesawat-pesawat sebelumnya. Bisa jadi, pesawat itu adalah Lockheed SR-72, yang akan menggantikan posisi SR-72 Blackbird.

2. Kemungkinan lainnya, hanggar itu akan menjadi pondokan bagi pesawat siluman pengangkut. Pesawat itu akan dipakai untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur siluman, sekaligus pengirim logistik bagi mata-mata.

3. Kemungkinan terakhir, dari lokasinya yang dekat sekali dengan landasan, hanggar itu dibuat agar pesawat bisa segera cepat sampai di landasan untuk diuji coba. Jika hanggar terlalu jauh dari landasan, satelit pengintai negara lain bisa mendapat peluang lebih banyak untuk memotretnya. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo

Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×