Tunanetra Bisa Melihat Berkat Cangkok Mata Bionik

Liberty Jemadu

Kamis, 05 Maret 2015 | 09:48 WIB
Tunanetra Bisa Melihat Berkat Cangkok Mata Bionik

Suara.com - Seorang lelaki tunanetra berhasil melihat istrinya kembali setelah menjalani proses cangkok mata bionik atau mata yang diciptakan menggunakan teknologi robotik.

Para dokter memasang retinal prosthesis, yang berisi sebuah chip elektrnonik, di belakang mata pasien. Chip itu bisa mengirim sinyal visual dari mata langsung ke syaraf otak, tanpa melewati sel-sel yang rusak dalam retina pasien.

Mata bionik itu sendiri tak mempunyai elektroda yang cukup agar sang pasien bisa melihat dengan jelas. Tetapi yang pasti ia kini bisa melihat lagi istrinya, meski hanya dalam sosok yang samar, untuk pertama kalinya sejak ia buta. Ia juga kini bisa berjalan tanpa tongkat pemandu.

Adapun pasien yang beruntung bisa melihat lagi itu bernama Allen Zderad, dari Minneapolis, Amerika Serikat. Ia menderita sebuah kelainan genetik yang disebut retinitis pigmentosa. Kondisi itu membuat sel-sel dalam retina, yang berfungsi mengumpulkan cahaya, mati. Akibatnya mengalami kebutaan total dan tak lagi bisa melihat istri dan cucunya.

Zderad kemudian dirawat oleh Dr Raymond Iezzi, seorang ophthalmologist atau pakar bedah mata dari Mayo Clinic di Rochester, Minnesota. Zderad berkenalan dengan Iezzi karena salah satu cucunya pernah dirawat oleh dokter tersebut karena menderita kelainan yang sama.

Iezzi kemudian menawarkan Zderad untuk terlibat dalam eksperimen pemasangan mata bionik yang dibuat oleh perusahaan bernama Second Sight. Ia menjadi pasien pertama yang mendapat cangkok mata bionik itu.

Dalam pemeriksaan awal terhadap Zderad, para dokter menemukan bahwa kelainan retinitis pigmentosa telah merusak sel-sel penangkap cahaya (photoreceptors), tetapi seluruh retina, termasuk sel-sel syaraf yang bisa mengirim sinyal visual ke otak masih sehat.

"Yang kami lakukan adalah mengganti fungsi sel-sel photoreceptors ini," kata Iezzi dalam video yang diunggah Mayo Clinic ke YouTube.

Pada Januari lalu Iezzi melakukan pembedahan dengan memasukan perangkat perangkat elektronik dan sebuah kepingan semikonduktor berisi 60 elektrode ke dalam mata kanan Zderad. Perangkat mata bionik itu juga mempunyai bagian yang dipasang di luar mata, mirip kaca mata, yang dipasangi kamera, dan terhubung dengan komputer mungil.

Dua pekan kemudian, tim dokter mengaktifkan perangkat elektronik yang terpasang di luar mata Zderad dan mata bionik itu pun bekerja.

Kamera pada kacamata itu menangkap gambar yang biasanya dilihat oleh mata normal, lalu mengirim data itu ke komputer yang diikatkan di pinggang Zderad. Komputer lalu menganalisis data, menerjemahkannya ke dalam sinyal-sinyal cahaya yang dikirim ke elektroda di dalam mata Zderad menggunakan teknologi nirkabel.

Elektroda-elektroda itu lalu mengirim sinyal cahaya itu ke syaraf optik yang kemudian meneruskannya ke otak.

Segera setelah implan itu dinyalakan, Zderad langsung meraih tangan istrinya, yang untuk pertama kalinya bisa kembali dia lihat dalam 10 tahun terakhir. (Live Science)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

×