Apple Watch Dikritik, Baterai Cepat Terkuras dan Aplikasi "Lemot"

Liberty Jemadu

Kamis, 09 April 2015 | 06:12 WIB
Apple Watch Dikritik, Baterai Cepat Terkuras dan Aplikasi "Lemot"
Jajaran Apple Watch, jam tangan cerdas Apple, akan mulai dipasarkan 24 April mendatang (Reuters/Robert Galbraith).

Suara.com - Jam tangan pintar Apple, yang dipuja-puja sebagai gadget yang cantik dan penuh gaya, dikritik karena daya tahan baterainya yang singkat dan aplikasinya yang "lemot", demikian diulas sejumlah media terkemuka dunia.

Apple Watch akan mulai dijual secara luas pada 24 April mendatang, dengan harga 349 dolar Amerika Serikat sampai 10.000 dolar AS.

"Saat ini Apple Watch adalah pelopor," tulis jurnalis Wall Street Journal, Geoffrey Fowler yang sempat menguji gadget anyar itu. "Tetapi saya tak akan mau membuang 1000 dolar untuk Apple Watch yang saya coba, sementara versi terbarunya akan segera diluncurkan."

Sebagian besar ulasan tentang Apple Watch mengeluhkan tentang baterai yang cepat habis dan soal aplikasi pada jam tangan yang sangat lamban ketika diaktifkan.

Nillay Patel, dari The Verge, menulis bahwa satu-satunya yang bisa dikerjakan dengan cepat oleh Apple Watch adalah "menunjukkan waktu". Patel juga menulis bahwa ketika Apple Watch menyalakan sebuah aplikasi, maka gadget itu akan menyedot data internet yang sangat besar dari iPhone.

Apple Watch, yang bisa dikoneksikan dengan iPhone menggunakan sambungan nirkabel, bisa digunakan untuk memutar musik, mengecek email, menelepon, dan dimanfaatkan untuk memantau kesehatan penggunanya.

"Aplikasi peta di dalamnya sangat pelan," komentar Fowler.

Sementara menurut Lauren Goode dari Re/Code, baterai Apple Watch tidak bisa bertahan lama dan jauh berada di bawah kinerja baterai-baterai perangkat pakai (wearable device) lainnya. Scott Stein, jurnalis CNET, mengamini pendapat Stein, dan mengatakan waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang baterai juga sangat lama.

Farhad Manjoo dari New York Times juga memberikan penilaian minus. Ia mengatakan bahwa peranti lunak Apple Watch sangat rumit dan tak sesuai dengan teknologi masa kini, yang sebenarnya menjadi ciri khas Apple.

"Jika Anda bisa bersabar dengan baterai yang hanya bertahan selama sehari, aplikasi-aplikasi setengah matang, dan teknologi kuno, maka Anda cocok mengenakan gadget masa depan itu," sindir Flower. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peluncuran Apple Watch di Swiss Terganjal Paten

Peluncuran Apple Watch di Swiss Terganjal Paten

Tekno | Minggu, 05 April 2015 | 16:19 WIB

Pembeli Apple Watch Rp130 Juta Dapat Perlakuan Khusus

Pembeli Apple Watch Rp130 Juta Dapat Perlakuan Khusus

Tekno | Selasa, 31 Maret 2015 | 06:10 WIB

Xiaomi Siap Saingi Arloji Pintar Apple

Xiaomi Siap Saingi Arloji Pintar Apple

Tekno | Selasa, 17 Maret 2015 | 09:00 WIB

Apple Watch Diprediksi Tak Laris

Apple Watch Diprediksi Tak Laris

Tekno | Senin, 16 Maret 2015 | 10:31 WIB

Wow, Di Cina 'Apple Watch' Cuma Rp400 Ribuan

Wow, Di Cina 'Apple Watch' Cuma Rp400 Ribuan

Tekno | Sabtu, 14 Maret 2015 | 21:00 WIB

Ini 9 Negara yang Kebagian Penjualan Perdana Apple Watch

Ini 9 Negara yang Kebagian Penjualan Perdana Apple Watch

Tekno | Selasa, 10 Maret 2015 | 14:19 WIB

Apple Watch Mulai Dijual, Harganya Tembus Rp130,8 Juta

Apple Watch Mulai Dijual, Harganya Tembus Rp130,8 Juta

Tekno | Selasa, 10 Maret 2015 | 04:45 WIB

5 Alasan Tak Membeli Apple Watch

5 Alasan Tak Membeli Apple Watch

Tekno | Senin, 09 Maret 2015 | 15:09 WIB

Ini 5 Alasan Membeli Apple Watch

Ini 5 Alasan Membeli Apple Watch

Tekno | Senin, 09 Maret 2015 | 14:14 WIB

Belum Resmi di Pasar, Apple Watch Sudah Sabet Penghargaan

Belum Resmi di Pasar, Apple Watch Sudah Sabet Penghargaan

Tekno | Kamis, 05 Maret 2015 | 20:00 WIB

Terkini

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang

Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Denny Sumargo Tampil Emosional di Baby Udon, Kisah Nyata Fanny dan Hajime Jadi Pesan Harapan

Denny Sumargo Tampil Emosional di Baby Udon, Kisah Nyata Fanny dan Hajime Jadi Pesan Harapan

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Kampung Bahari Digerebek Berulang, Mengapa Jaringan Narkoba Tak Kunjung Hilang?

Kampung Bahari Digerebek Berulang, Mengapa Jaringan Narkoba Tak Kunjung Hilang?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:24 WIB

Pertarungan Skutik Retro: Mending Yamaha Fazzio, Honda Scoopy, atau Honda Stylo 160?

Pertarungan Skutik Retro: Mending Yamaha Fazzio, Honda Scoopy, atau Honda Stylo 160?

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:24 WIB

DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?

DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?

Video | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Rumah Diperbaiki, Anak Dicarikan Kerja: Wajah Baru Program Pengentasan Kemiskinan di Jateng

Rumah Diperbaiki, Anak Dicarikan Kerja: Wajah Baru Program Pengentasan Kemiskinan di Jateng

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya

Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas

Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Warga Blokade Rel Kereta di Batubara Usai Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api

Warga Blokade Rel Kereta di Batubara Usai Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api

Sumut | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:19 WIB

×