Gelombang Gravitasional Terdeteksi, Apa Untungnya bagi Kita?

Liberty Jemadu

Senin, 15 Februari 2016 | 17:53 WIB
Gelombang Gravitasional Terdeteksi, Apa Untungnya bagi Kita?
Ilustrasi lubang hitam (Shutterstock).

Tetapi selain manfaat bagi ilmu pengetahuan, menurut Alexander Lenz, ilmuwan dari Institute for Particle Physics Phenomenology, Durham University, Inggris, gelombang gravitasional satu saat akan punya manfaat langsung dalam kehidupan manusia sehari-hari.

Untuk menjelaskan hal itu, Lenz menggunakan contoh teori kuantum dan relativitas. Teori mekanika kuantum, misalnya, disusun oleh Werner Heisenberg dan Erwin Schrodinger sekitar 100 tahun silam semata-mata untuk memenuhi rasa ingin tahu mereka terhadap alam semesta.

Menurut teori mekanika kuantum, pengukuran terhadap sebuah sistem akan otomatis mengubah sistem secara fundamental. Lenz berpendapat, hukum ini awalnya hanya berdampak terhadap masyakarat secara filosofis, bukan praksis.

"Tetapi dewasa ini mekanika kuantum adalah dasar dari semua komponen semikonduktor yang terpasang di komputer dan telepon seluler kita," jelas Lenz.

Untuk membuat sebuah semikonduktor modern, para insinyur harus paham sifat elektron ketika atom-atom disatukan dalam sebuah material yang solid.

"Ini hanya bisa dijelaskan secara akurat oleh mekanika kuantum. Tanpa itu, kita masih akan menggunakan komputer tabung," ujar Lenz.

Demikian pula dengan teori relativitas Einstein, yang disusun atas dorongan untuk lebih memahami tentang gravitasi, gaya yang mengatur alam semesta.

Dalam gagasan Einstein, jelas Lenz, gravitasi bukan gaya tarik menarik antara dua benda, tetapi sebuah lengkungan medan ruang dan waktu. Seperti ketika sebuah apel diletakkan di atas bentangan kain, akan membuat kain yang tadinya landai menjadi cekung.

Analogi lengkungan medan ruang dan waktu menurut teori relativitas Einstein (Shutterstock).

Lalu kini apa yang telah dihasilkan dari teori ini?

Contoh paling nyata, ujar Lenz, adalah teknologi navigasi GPS. Agar satelit bisa menentukan lokasi Anda dengan tepat, maka gadget Anda harus tahu dengan pasti kapan sinyal itu meninggalkan satelit dan waktu tepatnya sinyal tadi tiba di Bumi.

Menurut teori relativitas umum Einstein, jarak sebuah jam dengan pusat gravitasi Bumi akan memengaruhi kecepatan detak jam tersebut. Dan menurut teori relativitas khusus, kecepatan gerak sebuah jam juga memengarahi kecepatannya berdetak.

Nah, tanpa mengetahui perhitungan ini, maka kita tak akan pernah bisa menggunakan sinyal satelit untuk menentukan dengan tepat posisi seseorang di Bumi, teknologi yang kini sudah lazim Anda temukan pada ponsel-ponsel pintar. (Reuters/The Conversation)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NASA Temukan Lubang Hitam Raksasa Pengembara Mangsa Bintang

NASA Temukan Lubang Hitam Raksasa Pengembara Mangsa Bintang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Menjelajah Kosmos dengan Logika Sederhana: Daya Tarik Jatuh ke Lubang Hitam

Menjelajah Kosmos dengan Logika Sederhana: Daya Tarik Jatuh ke Lubang Hitam

Your Say | Selasa, 21 April 2026 | 13:50 WIB

2 Lubang Hitam Bakal Tabrakan 100 Tahun Lagi, Dampaknya Bisa Terasa hingga Bumi

2 Lubang Hitam Bakal Tabrakan 100 Tahun Lagi, Dampaknya Bisa Terasa hingga Bumi

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 14:27 WIB

Teleskop James Webb Temukan Suar Misterius di Dekat Lubang Hitam Raksasa Bima Sakti

Teleskop James Webb Temukan Suar Misterius di Dekat Lubang Hitam Raksasa Bima Sakti

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 18:03 WIB

10 Penemuan Baru tentang Lubang Hitam yang Mengejutkan Sepanjang Tahun 2024

10 Penemuan Baru tentang Lubang Hitam yang Mengejutkan Sepanjang Tahun 2024

Tekno | Jum'at, 07 Februari 2025 | 12:15 WIB

Apakah Lubang Hitam Terbentuk Sebelum Bintang?

Apakah Lubang Hitam Terbentuk Sebelum Bintang?

Tekno | Sabtu, 28 Desember 2024 | 11:45 WIB

Rahasia di Balik Bentuk Lubang Hitam: Apakah Selalu Bulat Sempurna?

Rahasia di Balik Bentuk Lubang Hitam: Apakah Selalu Bulat Sempurna?

Tekno | Kamis, 12 Desember 2024 | 16:45 WIB

5 Penemuan Luar Angkasa Ini Sulit Dijelaskan Ilmuwan

5 Penemuan Luar Angkasa Ini Sulit Dijelaskan Ilmuwan

Tekno | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:18 WIB

Gila! Peneliti Ini Temukan Sumber Air Raksasa di Luar Angkasa, Lebih Besar 140 Triliun Lautan di Bumi

Gila! Peneliti Ini Temukan Sumber Air Raksasa di Luar Angkasa, Lebih Besar 140 Triliun Lautan di Bumi

Tekno | Selasa, 09 Juli 2024 | 13:30 WIB

Mengapa Ruang Hampa Udara Bisa Menghasilkan Suara? Ini Jawabannya

Mengapa Ruang Hampa Udara Bisa Menghasilkan Suara? Ini Jawabannya

Video | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 11:00 WIB

Terkini

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

×