Robot Google Taklukkan Juara Dunia di Permainan Terumit di Bumi

Liberty Jemadu

Kamis, 10 Maret 2016 | 18:46 WIB
Robot Google Taklukkan Juara Dunia di Permainan Terumit di Bumi
Juara dunia permainan Go, Lee Sedol (kanan) sedang berduel melawan AlphaGo, yang diwakili oleh programer Google DeepMind, Aja Huang (kiri), Rabu (9/3) di Seoul, Korsel [Reuters/News1].

Suara.com - AlphaGo, sistem kecerdasan buatan bikinan Google, berhasil mengalahkan juara dunia asal Korea Selatan dalam permainan Go. Tak main-main, superkomputer yang dirancang Google di Inggris itu mengalahkan Lee Sedol dengan skor 2-0. Masih ada tiga set yang tersisa.

Secara mengejutkan AlphaGo mengalahkan Lee di laga pertama yang digelar pada Rabu (9/3/2016). Di laga kedua, Kamis, otak komputer itu kembali menaklukan Lee dalam laga yang berlangsung selama empat setengah jam.

Laga yang dijuluki sebagai "pertandingan terbesar abad ini" oleh media-media di Korsel digelar di Hotel Four Seasons, Seoul. Duel keduanya disiarkan langsung oleh saluran-saluran televisi di Korsel, Jepang, dan Cina. Sebagian besar penggemar permainan Go mendukung Lee.

"Ia bertarung sendirian melawan puluhan ilmuwan dan pakar komputer top dunia, yang didukung oleh kekuatan procesing besar. Saya tak bisa membayangkan betapa besar tekanan yang dihadapi Lee," tulis salah seorang komentator online.

Di laga kedua para pengamat melihat Lee mengambil beberapa langkah "mengejutkan" yang tak biasa dalam permainan kuno Asia Timur itu.

"Jika Anda melakukan survei atas seluruh pemain go profesional di Korsel, Jepang, dan Cina, yang berjumlah 1.300 orang, maka tak seorang pun akan mengambil langkah itu," kata Kim Seong-Ryong salah satu komentator dan pemain Go profesional.

Permainan Paling Rumit

AlphaGo mulai menarik perhatian dunia ketika ia mengalahkan Fan Hui, juara Go Eropa pada 2015 lalu. Ia menang dengan skor 5-0. Kemenangan AlphaGo atas Hui diulas dalam jurnal Nature edisi 27 Januari lalu.

Para pencipta AlphaGo dari laboratorium komputer Google DeepMind dari London, Inggris, menjuluki sistem buatan mereka itu sebagai "Puncak Everest" dari kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Selain keberhasilannya di Eropa, AlphaGo menjadi lebih unik karena permainan Go itu sendiri disebut sebagai permainan tradisional paling rumit di dunia. Jauh lebih rumit ketimbang catur.

Permainan strategi ini diciptakan di Cina sekitar 2.500 tahun lalu. Permainan ini memiliki aturan sederhana, yang bisa membuat para pemainnya terlena.

"Ini mungkin permainan yang paling rumit yang pernah diciptakan oleh manusia," kata Demis Hassabis, pakar ilmu komputer dari Google DeepMind.

Ia mengatakan bahwa Go memiliki konfigurasi yang lebih banyak ketimbang atom-atom dalam alam semesta.

AlphaGo sendiri dirancang untuk bisa beroperasi berdasarkan "intuisi dan perasaan", menggunakan pendekatan yang disebut "deep learning" - jaringan yang memiliki jutaan koneksi mirip syaraf.

Dalam jaringan ini analisis dan hitungan dilakukan pada beberapa lapis hierarki yang tersusun secara terorganisasi. Data akan dianalisis dari lapisan paling rendah hingga paling tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nezar Patria: Tantangan di Era AI Bukan Lagi Akses Informasi, tetapi Kedalamannya

Nezar Patria: Tantangan di Era AI Bukan Lagi Akses Informasi, tetapi Kedalamannya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Waspada Modus Baru, Data Konsumen Diubah Pakai AI untuk Ajukan Paylater

Waspada Modus Baru, Data Konsumen Diubah Pakai AI untuk Ajukan Paylater

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Kemenekraf: AI Bisa Dorong Inovasi Produk dan Lahirkan Talenta Digital di Indonesia

Kemenekraf: AI Bisa Dorong Inovasi Produk dan Lahirkan Talenta Digital di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

AI Claude Diduga Dipakai Houthi Kembangkan Rudal dengan Jangkauan 2.000 Km

AI Claude Diduga Dipakai Houthi Kembangkan Rudal dengan Jangkauan 2.000 Km

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Dunia Makin Terkoneksi: Kecerdasan Buatan Diproyeksi Hapus Hambatan Bahasa Lintas Negara

Dunia Makin Terkoneksi: Kecerdasan Buatan Diproyeksi Hapus Hambatan Bahasa Lintas Negara

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Transaksi Digital RI Tembus USD6,11 Miliar, AI Bakal Ubah Cara Perusahaan Bertransaksi

Transaksi Digital RI Tembus USD6,11 Miliar, AI Bakal Ubah Cara Perusahaan Bertransaksi

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Dampak Tren AI, Perusahaan Pilih Ruang Kerja Fleksibel

Dampak Tren AI, Perusahaan Pilih Ruang Kerja Fleksibel

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Terkini

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:52 WIB

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×