Sambut Olimpiade Tokyo, Jepang Bikin Hujan Meteor

Liberty Jemadu

Selasa, 24 Mei 2016 | 07:14 WIB
Sambut Olimpiade Tokyo, Jepang Bikin Hujan Meteor
Ilustrasi hujan meteor (Shutterstock).

Suara.com - Pesta kembang api dan tari-tarian cahaya tampaknya sudah terlalu biasa bagi negara teknologi maju seperti Jepang untuk merayakan Olimpiade 2020 yang digelar di Tokyo. Alih-alih sebuah perusahaan rintisan di negeri Sakura itu berencana membuat hujan meteor di ajang olah raga empat tahunan itu.

Star-ALE nama perusahaan rintisan itu berencana menciptakan hujan meteor artifisial yang dinamai "Sky Canvas" di langit, yang bisa disaksikan dari jarak hingga 193 kilometer. Pada dasarnya hujan meteor itu akan menggunakan kembang api, tetapi kesenian api itu akan dimainkan di luar angkasa.

Untuk mewujudkan ambisinya itu Star-ALE mulai tahun depan akan mengirim sejumlah mikro-satelit ke luar angkasa. Satelit-satelit mini ini akan mengangkut 500 sampai 1000 bola khusus yang dinamai "source particles".

Nah, ketika bola-bola ini dilepaskan dan mulai memasuki atmosfer Bumi maka mereka akan terbakar dan berpendar terang, sehingga memberi kesan seolah-olah sedang terjadi hujan meteor.

"Partikel-partikel ini akan memasuki atmosfer Bumi dan memulai emisi plasma lalu berubah menjadi bintang berekor," tulis Star-ALE dalam keterangannya seperti yang dikutip Tech Times.

Di ketinggian sekitar 48km - 80km dari permukaan Bumi, bola-bola api ini akan memenuhi langit dan diperkirakan bisa disaksikan oleh 30 juta orang.

"Mengubah langit menjadi sebuah layar adalah daya tarik utama dari proyek ini. Kami akan membuat layar di angkasa," kata CEO Star-ALE, Lena Okajima.

Meski demikian, biaya penciptaan hujan meteor buatan ini sama sekali tidak murah. Untuk setiap bola yang berubah menjadi bintang berekor, diperlukan dana sekitar sejuta yen (sekitar Rp124 juta). Belum lagi biaya pembuatan dan peluncuran satelit.

Adapun bola-bola yang berubah menjadi bintang berekor itu dikembangkan oleh Shinsuke Abe, pakar antariksa di Universitas Nihon, Jepang. Ia membuat bola istimewa yang jika terbakar, pancaran cahayanya akan mengalahkan polusi cahaya di Tokyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Fenomena Langit September 2026 yang Menarik Diamati, Ada Hujan Meteor

5 Fenomena Langit September 2026 yang Menarik Diamati, Ada Hujan Meteor

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 14:57 WIB

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:54 WIB

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:09 WIB

2 Hujan Meteor Akhir Juli 2026 Hiasi Langit Indonesia! Ini Jadwalnya

2 Hujan Meteor Akhir Juli 2026 Hiasi Langit Indonesia! Ini Jadwalnya

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:41 WIB

Jam Berapa Bisa Melihat Hujan Meteor Arietid 10 Juni 2026? Ini Waktu Terbaik Mengamatinya

Jam Berapa Bisa Melihat Hujan Meteor Arietid 10 Juni 2026? Ini Waktu Terbaik Mengamatinya

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:12 WIB

Link Live Streaming Hujan Meteor Lyrid April 2026: Tonton Meteor Tanpa Teleskop

Link Live Streaming Hujan Meteor Lyrid April 2026: Tonton Meteor Tanpa Teleskop

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 17:24 WIB

Hujan Meteor Geminid 2025 Malam Ini 14 Desember, Cek Jam Terbaik untuk Mengamatinya

Hujan Meteor Geminid 2025 Malam Ini 14 Desember, Cek Jam Terbaik untuk Mengamatinya

Tekno | Minggu, 14 Desember 2025 | 16:25 WIB

10 Fenomena Langit Desember 2025, Ada Cold Moon dan Hujan Meteor Ursid

10 Fenomena Langit Desember 2025, Ada Cold Moon dan Hujan Meteor Ursid

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 08:18 WIB

Jangan Sampai Ketinggalan! 8 Oktober 2025 Langit Indonesia Dihiasi Hujan Meteor dan Supermoon

Jangan Sampai Ketinggalan! 8 Oktober 2025 Langit Indonesia Dihiasi Hujan Meteor dan Supermoon

Tekno | Rabu, 08 Oktober 2025 | 16:47 WIB

Heboh Jatuh di Cirebon! Ini Jadwal Hujan Meteor 2025 di Indonesia Tak Boleh Dilewatkan

Heboh Jatuh di Cirebon! Ini Jadwal Hujan Meteor 2025 di Indonesia Tak Boleh Dilewatkan

Tekno | Senin, 06 Oktober 2025 | 18:44 WIB

Terkini

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:31 WIB

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:30 WIB

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:19 WIB

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:17 WIB

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

×