Heboh Jatuh di Cirebon! Ini Jadwal Hujan Meteor 2025 di Indonesia Tak Boleh Dilewatkan

Rifan Aditya

Senin, 06 Oktober 2025 | 18:44 WIB
Heboh Jatuh di Cirebon! Ini Jadwal Hujan Meteor 2025 di Indonesia Tak Boleh Dilewatkan
Heboh Jatuh di Cirebon! Ini Jadwal Hujan Meteor 2025 di Indonesia Tak Boleh Dilewatkan (unsplash)
baca 10 detik
  • Fenomena meteor jatuh di Cirebon membuat heboh masyarakat hingga memicu banyak pertanyaan.
  • Namun sebenarnya peristiwa astronomi seperti bintang jatuh ini bisa diprediksi.
  • Bahkan sudah ada jadwal hujan meteor besar yang dapat diamati dari Indonesia sepanjang tahun 2025.

Suara.com - Langit Cirebon baru-baru ini dihebohkan oleh penampakan benda langit yang melesat jatuh, meninggalkan jejak api yang memukau sekaligus menegangkan.

Peristiwa jatuhnya meteor ini sontak viral dan memicu berbagai pertanyaan: Benda apa itu? Apakah berbahaya? Dan kapan kita bisa melihat fenomena serupa?

Kejadian di Cirebon adalah pengingat dramatis bahwa alam semesta selalu menyajikan pertunjukan tak terduga.

Namun, tahukah Anda bahwa "bintang jatuh" sebenarnya adalah fenomena yang bisa diprediksi?

Sementara meteor Cirebon adalah peristiwa tunggal yang langka, ada banyak jadwal hujan meteor rutin yang bisa kita saksikan sepanjang tahun.

Mari kita bedah perbedaannya dan siapkan kalender Anda untuk pertunjukan kosmik berikutnya.

Meteor Cirebon vs Hujan Meteor, Apa Bedanya?

Penting untuk memahami perbedaan antara dua fenomena ini. Apa yang terjadi di Cirebon kemungkinan besar adalah sebuah bolide atau fireball.

Meteor Jatuh (Bolide/Fireball)

Ini adalah meteor tunggal yang berukuran lebih besar, bisa sekecil kerikil hingga sebesar batu besar. Saat memasuki atmosfer bumi dengan kecepatan super tinggi, gesekan udara membakarnya dengan sangat terang.

baca juga

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bahkan menyebut ukuran meteor Cirebon tergolong besar. Peristiwa ini bersifat acak dan tidak dapat diprediksi.

Hujan Meteor

Ini adalah fenomena terjadwal ketika Bumi melintasi jalur orbit sebuah komet atau asteroid. Debu dan puing-puing seukuran pasir yang ditinggalkan komet tersebut akan terbakar saat memasuki atmosfer kita.

Hasilnya adalah puluhan hingga ratusan "bintang jatuh" dalam satu malam dari arah rasi bintang tertentu.

Singkatnya, meteor jatuh di Cirebon adalah satu batu besar yang jatuh secara tak terduga. Hujan meteor adalah ribuan butir pasir kosmik yang menghujani atmosfer kita secara rutin setiap tahun.

Jadwal Lengkap Hujan Meteor 2025 di Indonesia

Setelah dibuat takjub oleh meteor Cirebon, kini saatnya Anda merencanakan pengamatan langit yang lebih pasti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-Fakta Hujan Meteor Draconid yang Salah Satunya Jatuh di Cirebon

Fakta-Fakta Hujan Meteor Draconid yang Salah Satunya Jatuh di Cirebon

Tekno | Senin, 06 Oktober 2025 | 15:18 WIB

Misteri Dentuman Keras dan Bola Api di Langit Cirebon Terpecahkan, Ini Penjelasan Ahli dan BMKG

Misteri Dentuman Keras dan Bola Api di Langit Cirebon Terpecahkan, Ini Penjelasan Ahli dan BMKG

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:44 WIB

Benda Langit Misterius Meledak di Langit Cirebon, Benarkah Meteor Raksasa Jatuh di Laut Jawa?

Benda Langit Misterius Meledak di Langit Cirebon, Benarkah Meteor Raksasa Jatuh di Laut Jawa?

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:37 WIB

Cirebon Gempar! Dentuman Keras Terdengar di Seluruh Wilayah, Ini Dugaan Penyebabnya

Cirebon Gempar! Dentuman Keras Terdengar di Seluruh Wilayah, Ini Dugaan Penyebabnya

Video | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:30 WIB

BRIN Jelaskan Penyebab Dentuman dan Kilatan Cahaya Langit Cirebon: Benar Meteor?

BRIN Jelaskan Penyebab Dentuman dan Kilatan Cahaya Langit Cirebon: Benar Meteor?

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:28 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×