Pengamat: Go-Jek Harus Amankan Data Pelanggan

Dythia Novianty

Selasa, 26 Juli 2016 | 10:18 WIB
Pengamat: Go-Jek Harus Amankan Data Pelanggan
Layanan belanja online dari Gojek melalui navigasi khusus Coca-Cola Delivery‟. [Gojek]

Suara.com - Pakar keamanan siber dan komunikasi, Pratama Dahlian Persadha memandang, Go-Jek perlu mengamankan data pelanggan dengan enkripsi atau tulisan dalam kode (sandi).

"Hal itu tidak lepas dari kabar diretasnya sistem Go-Jek," kata Pratama D. Persadha yang juga Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) melalui surat elektroniknya di Semarang, Selasa (26/7/2016).

Akibatnya, katanya, peretas bisa mengambil data pelanggan Go-Jek dan pihak tidak bertanggung jawab bisa langsung menggunakan akun Go-Pay pelanggan.

Sebelumnya, pada akhir 2015 hingga awal 2016, ramai pemberitaan seputar lubang keamanan Go-Jek. Kini, ramai kembali setelah relatif banyaknya jual beli akun Go-Jek di media sosial.

Hal itu, menurut Pratama, cukup meresahkan, mengingat Go-Jek memiliki pelanggan yang tidak sedikit. Apalagi, ada kabar lebih dari 100.000 akun Go-Jek yang diperjualbelikan di media sosial Facebook dan Kaskus.

"Go-Jek sendiri berinisiatif melakukan reset 'password' ke akun yang telah diambil peretas," ujarnya.

Data pelanggan Go-Jek itu, kata dia, ternyata belum diamankan dengan enkripsi sehingga saat sistem Go-Jek berhasil diretas pihak luar, database pelanggan praktis bisa langsung dimanfaatkan dan dijual oleh peretas.

Enkripsi atau penyandian sendiri, tambah Pratama, secara luas dikenal sebagai pengamanan terakhir informasi, terutama di dunia digital. Dengan enkripsi, peretas walau berhasil masuk dan mengambil data pelanggan, yang bersangkutan tidak bisa melihat informasi yang dibutuhkan. Hal ini karena informasi pelanggan tersebut dikunci dengan metode tertentu.

Tambah Enkripsi, menurut dia, seharusnya sejak ada "warning" lubang keamanan sistem Go-Jek pada akhir 2015, developer aplikasi ojek instan itu sudah mengamankan atau menambah enkripsi pada data pelanggan.

Namun, dalam pengecekan yang dilakukan tim riset CISSReC, diketahui data pelanggan dan ordernya tidak dengan pengamanan enkripsi. Akibatnya, siapa pun bisa melakukan intersepsi dan mengubah data pesanan saat pengguna Go-Jek melakukan order.

"Data pelanggan ini penting, ada nama, nomor telepon, alamat surat elektronil (e-mail), alamat rumah, dan ini semua wajib dilindungi oleh penyedia layanan. Jadi, ada kepastian keamanan untuk informasi pelanggan," terangnya.

Menurut Pratama, di Indonesia sendiri belum ada peraturan perundang-undangan yang secara khusus dibuat untuk melindungi informasi konsumen yang dipegang penyedia layanan jasa.

"Tidak hanya dari perlindungan peretasan, tetapi juga jual-beli informasi konsumen oleh penyedia layanan jasa," ucapnya.

Oleh karena itu, pemerintah perlu menerbitkan UU yang memaksa penyedia layanan jasa, seperti bank dan Go-Jek, untuk melindungi data pelanggan.

"Jangan sampai setiap ada peretasan dan 'fraud' (penipuan), pelanggan dan nasabah yang selalu disalahkan," kata pria asal Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, itu.

Pratama menyarankan untuk masyarakat jangan lantas meninggalkan Go-Jek. Hal itu mengingat aplikasi besutan Nadiem Makarim tersebut berhasil menjadi pionir dan menggairahkan industri teknologi di Indonesia.

"Kita juga harus mengapresiasi Go-Jek yang langsung cepat 'me-reset' 'password' akun yang diperjualbelikan. Masyarakat tetap bisa memakai Go-Jek. Namun, bila masih ragu dan takut, cukup dengan membayar 'cash' bila masih takut akun Go-Pay-nya jadi sasaran peretas," pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Coca-Cola Jalin Kerjasama Aplikasi Online Bersama Gojek

Coca-Cola Jalin Kerjasama Aplikasi Online Bersama Gojek

Press Release | Senin, 20 Juni 2016 | 06:36 WIB

Surakarta Menolak Ojek Online Beroperasi

Surakarta Menolak Ojek Online Beroperasi

News | Senin, 30 Mei 2016 | 10:35 WIB

Menhub Pastikan Ojek Online Tetap Ilegal

Menhub Pastikan Ojek Online Tetap Ilegal

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 18:03 WIB

Temui Dishub, Go-Jek Minta Izin Luncurkan Go-Car

Temui Dishub, Go-Jek Minta Izin Luncurkan Go-Car

News | Jum'at, 22 April 2016 | 14:35 WIB

Bos Gojek Beberkan Bibit Konflik Transportasi Manual dan Online

Bos Gojek Beberkan Bibit Konflik Transportasi Manual dan Online

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 21:12 WIB

Terkini

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Riau | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

×