Memprediksi Kapan Kita Akan Mati, Bisakah?

Suwarjono

Rabu, 03 Agustus 2016 | 19:42 WIB
Memprediksi Kapan Kita Akan Mati, Bisakah?
Ilustrasi Lalat Buah

Dia juga menganggap istilah "spiral kematian" tidak jelas dan ambigu. Dia membuat terminologi sendiri yang menurutnya akan lebih berguna bagi pada ahli biologi.

Untuk memahami pentingnya "hari tanpa telur" kita perlu memahami dulu sedikit tentang lalat buah betina. "Lalat ini punya panjang 2,5mm, dan telurnya punya panjang 0,55mm," kata Curtsinger. "Seekor betina bisa menghasilkan 1.200 telur sepanjang hidupnya - itu sekitar setengah meter telur jika dijajarkan."

Namun, James Careyat dari University of California di Davis berpikir itu mungkin hanya mencerminkan gagasan yang umum dipahami bahwa reproduksi mendatangkan kerugian pada orang tua - terutama ibu. Perempuan bisa memiliki kesehatan gigi yang buruk, misalnya, sebagai konsekuensi dari memiliki banyak anak.

Dan lebih dari satu dekade lalu, Carey dan koleganya menunjukan bahwa dengan memodifikasi sistem reproduksi tikus mereka juga bisa mengubah panjang usianya. Mereka mengoperasi tikus betina tua dan mengganti ovarium tuanya dengan organ yang sama milik tikus yang lebih muda - tikus tua lantas hidup lebih lama dibanding yang diperkirakan setelah operasi.

"Ada sejumlah pertanda bahwa tikus yang menerima ovarium baru memiliki jantung yang lebih sehat dengan lebih sedikit masalah jantung dibandingkan tikus yang tidak menerima ovarium baru," katanya.

Curtsinger mungkin tidak yakin kalau manusia juga menempuh 'masa pensiun' versinya sebelum mati, tetapi Muller berpikir ada bukti bahwa manusia yang mati secara natural akan mengalami 'spiral kematian'. "Ada studi bagus yang mungkin relevan dengan ide itu melibatkan sebuah panti jompo di Denmark," katanya.

Peneliti menempatkan sekelompok relawan berusia 90-99 tahun dalam serangkaian tes untuk menilai kekuatan, koordinasi, dan ketajaman mental mereka. Beberapa tahun kemudian mereka kembali ke panti tersebut untuk melihat sukarelawan mana yang telah meninggal dan yang masih hidup.

"Orang-orang yang telah meninggal pada umumnya orang-orang yang mendapatkan hasil tes yang buruk," kata Mueller. "Ada penurunan kemampuan fisiologis ketika manusia hampir mati."

Hal yang paling menarik baginya adalah gagasan bahwa riset lalat buah mungkin bisa mengungkapkan strategi untuk mencegah siklus kematian, sehingga dimulai beberapa hari sebelum kematian bukan beberapa minggu.

Harapannya adalah bahwa riset tersebut bisa memberikan petunjuk baru untuk mencegah manusia melalui masa kemunduran fisiologis yang panjang dan lambat sebelum kematiannya. (BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi Nasdem Kecam RS Muhammad Husin Tolak Pasien

Politisi Nasdem Kecam RS Muhammad Husin Tolak Pasien

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 08:44 WIB

Terkini

Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 4G, Tablet Murah untuk Gen Z dengan Internet Tanpa WiFi

Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 4G, Tablet Murah untuk Gen Z dengan Internet Tanpa WiFi

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:04 WIB

4 HP Vivo Terbaru Ini Punya Baterai Raksasa hingga 8100 mAh, Layar Super Terang

4 HP Vivo Terbaru Ini Punya Baterai Raksasa hingga 8100 mAh, Layar Super Terang

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:52 WIB

2 Rekomendasi Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta Terbaik

2 Rekomendasi Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta Terbaik

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:48 WIB

Asus ExpertBook PM5 G2 Rilis di Indonesia, Laptop Bisnis AI dengan AMD Ryzen AI dan RAM hingga 64GB

Asus ExpertBook PM5 G2 Rilis di Indonesia, Laptop Bisnis AI dengan AMD Ryzen AI dan RAM hingga 64GB

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Cara Hemat Beli Pulsa dan Token PLN, ShopeePay Tawarkan Promo Mulai Rp1

Cara Hemat Beli Pulsa dan Token PLN, ShopeePay Tawarkan Promo Mulai Rp1

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:22 WIB

Bujet Rp2 Jutaan Dapat HP Apa? Ini 6 Pilihan Terbaik di 2026 untuk Multitasking Lancar

Bujet Rp2 Jutaan Dapat HP Apa? Ini 6 Pilihan Terbaik di 2026 untuk Multitasking Lancar

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:05 WIB

Catat Tanggalnya! Galaxy Unpacked 22 Juli 2026 Samsung Siap Ungkap Hp Lipat dengan Fitur AI Terbaru

Catat Tanggalnya! Galaxy Unpacked 22 Juli 2026 Samsung Siap Ungkap Hp Lipat dengan Fitur AI Terbaru

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:29 WIB

vivo Y500 Tantang Standar Smartphone Kelas Menengah, Usung Baterai 8100mAh dan AMOLED 1,5K

vivo Y500 Tantang Standar Smartphone Kelas Menengah, Usung Baterai 8100mAh dan AMOLED 1,5K

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:49 WIB

20 Kode Redeem FF Terbaru 8 Juli 2026: Klaim Bundle Spesial dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Terbaru 8 Juli 2026: Klaim Bundle Spesial dan Diamond Gratis

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:37 WIB

6 Risiko Pakai iPhone WiFi Only, Jangan Buru-Buru Tergiur Harga Murah

6 Risiko Pakai iPhone WiFi Only, Jangan Buru-Buru Tergiur Harga Murah

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:10 WIB

×