Begini Cara VX Bunuh Korbannya

Ruben Setiawan

Sabtu, 25 Februari 2017 | 06:05 WIB
Begini Cara VX Bunuh Korbannya
Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong Un. [AFP]

Suara.com - Kepolisian Diraja Malaysia memastikan bahwa zat yang digunakan untuk membunuh kakak tiri Kim Jong Un, Kim Jong Nam adalah VX, gas syaraf yang amat mematikan. Yang kemudian menjadi pertanyaan, bagaimanakah VX membunuh korbannya?

Seperti dilansir Astro Awani, mengutip keterangan yang disampaikan dalam website Center for Disease Control and Prevention (CDC), atau Pusat Pengendali dan Pencegahan Penyakit, salah satu divisi dalam Departemen Kesehatan Amerika Serikat, dibandingkan dengan gas Sarin (GB), VX lebih mematikan. Racun ini dapat meresap ke dalam kulit dan akan lebih berbahaya apabila terhirup lewat saluran pernapasan.

“Keracunan yang diakibatkan oleh VX tergantung pada seberapa besar paparan VX terhadap seseorang, bagaimana ia terpapar, dan seberapa lama ia terpapar,” sebut CDC dalam situsnya.

Seperti diketahui, Kepolisian Diraja Malaysia, lewat Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar, Jumat (24/2/2017), mengungkap bahwa VX ditemukan di mukus mata dan wajah Kim Jong Nam. Keberadaan VX, yang merupakan senjata mematikan itu, juga disebutkan dalam laporan awal yang diterima polisi dari Departemen Kimia Malaysia.

Pada situs CDC disebutkan pula, VX akan membunuh siapapun yang terpapar apabila tidak segera dibersihkan atau dicuci.

“Semua gas syaraf memberikan efek racun dengan cara menghambat kerja enzim yang berfungsi sebagai penghenti kerja kelenjar dan otot,” sebut CDC.

“Tanpa adanya enzim tersebut, kelenjar dan otot-otot akan terus terstimulasi. Pada akhirnya mereka akan lelah dan tidak lagi mampu menopang fungsi pernapasan,” lanjutnya.

VX bisa bertahan selama berhari-hari di objek yang terpapar. Bahkan, dalam kondisi suhu rendah, VX bisa bertahan selama berbulan-bulan.

“Karena VX menguap secara perlahan, VX bisa menjadi ancaman jangka panjang, juga ancaman jangka pendek. Permukaan yang terkontaminasi VX harus diperlakukan sebagai bahaya jangka panjang,” sebut CDC.

Kim Jong Nam diserang dua perempuan di Bandara Internasional Kuala Lumpur saat hendak bertolak ke Macau. Mereka membekap wajah Kim dengan tangan berbalur cairan beracun.

Kim Jong Nam sempat meminta bantuan petugas bandara dan dilarikan ke Rumah Sakit Putrajaya. Namun, nyawanya tak tertolong dan ia menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×